Rela Tinggalkan Hobi demi Tugas Negara

by -0 views

METROPOLITAN.ID – Menjadi pengayom masyarakat bukanlah pekerjaan mudah. Namun, Bripda Chika Nabila Putri Santoso (19) yang merupakan polisi wanita (polwan) Polres Bogor yang tergabung dalam Satuan Shabara ini tekun menjalaninya. Bahkan demi pekerjaannya, Chika rela meninggalkan hobinya bermain olahraga Kempo.

Di bawah panasnya matahari, wanita yang akrab disapa Chika itu sangat semangat latihan beladiri Kempo menjelang dihelatnya Pekan Olahraga Daerah (Porda). Walaupun pada akhirnya wanita berambut pendek ini sempat kecewa karena ia tak bisa mengikuti Porda lantaran sedang melakukan pendidikan.

“Saya sudah latihan dan mempersiapkannya sejak lama, tetapi menjelang Porda saya pendidikan polwan dan terpaksa membatalkan diri jadi atlet Kempo,” ujarnya kepada Metropolitan.

Chika yang pernah bertugas di Polsek Cisarua ini sebenarnya baru mengenal Kempo empat tahun terakhir saat ia duduk di bangku kelas tiga SMP. Karena sebelumnya wanita berkulit sawo matang ini menyukai olahraga bola, bahkan ia sering mengikuti kejuaraan bersama teman-teman sekolahnya.

“Dulu mulai berolahraga bermain bola, lalu bermain futsal dan lari. Tetapi ada salah seorang pelatih menyarankan agar bermain Kempo dan setelah dicoba ternyata seru juga,” terangnya.

Karena bermain Kempo juga Chika lolos tes menjadi polwan. Karena saat awal masuk menjadi polwan, Chika melampirkan sejumlah sertifikat penghargaan saat ia memenangkan pertandingan Kempo. “Mungkin karena bermain kempo juga saya bisa lolos seleksi polwan. Karena saya banyak melampirkan beberapa sertifikat penghargaan kejuaraan yang pernah saya ikuti,” paparnya.

Sejak menjadi polwan, Chika mengaku dirinya sudah jarang latihan Kempo karena disibukkan dengan sejumlah pekerjaan menjadi seorang Polwan. Chika pun harus pandai-pandai membagi waktu untuk bisa latihan Kempo di sela-sela jam kerjanya. “Kalau waktunya luang baru latihan, tapi kalau waktunya tidak ada ya harus gimana lagi. Tetapi akhir-akhir ini saya sudah mulai intensif lagi latihan Kemponya,” jelasnya.

Saking menggilai Kempo, wanita yang pernah mengikuti 30 kejuaraan Kempo ini bahkan mempunyai cita-cita untuk menjadi pelatih Kempo. Namun karena disarankan saudaranya, akhirnya Chika menjadi polwan. “Dulu sebelum jadi polwan cita-citanya menjadi pelatih Kempo dan setelah jadi polwan ini juga inginnya jadi pelatih Kempo juga,” jelasnya.(mam/c/er/wan)