Bangkrut, Terlilit Utang hingga Cerai dengan Suami

by -3 views

METROPOLITAN.ID – Pengalaman pahit yang dialami Nani Kurniasari tak lantas membuatnya menyerah. Berbagai cara dilakukan wanita berhijab ini agar keluar dari kesulitan yang pernah dialami. Nani pun bangkit hingga sukses membangun usaha.

Nani Kurniasari mengatakan, dirinya sempat rugi hingga miliaran rupiah saat menjalankan usaha katering yang pernah dirintisnya. Penderitaan Nani tak berhenti sampai di situ. Saat usahanya rugi dan terlilit utang ia justru harus berpisah dengan suaminya. Nani pun sangat terpuruk kala itu.

”Bisnis katering dari 2003-2010 bangkrut akhirnya saya rugi Rp1,5 miliar. Saya pinjam uang lagi sekitar total Rp500 juta untuk menutup utang, malah jadi tambah utangnya, jadi malah harus menutup utang sekitar Rp2 miliar,” kata Nani.

Setelah itu, ia sempat tak memiliki pekerjaan dari tahun 2010-2013, sehingga mengandalkan pendapatan dari bantuan keluarganya dan mulai bangkit di awal tahun lalu dengan membuat selai. ”Kan suka masak dan tidak mau ribet. Kalau katering kan ribet peralatannya banyak. Nah kalau selai ini mudah dan bisa dikerjakan sendiri,” akunya.

Wanita yang pernah kuliah di jurusan Kelautan ini mengatakan, proses percobaan pembuatan selainya tidak mudah. Dari empat sampel selai yang dibuatnya, hanya satu yang layak dijual. Saat ini selai yang dijualnya hanya satu varian saja yaitu rasa karamel.

Nani mengaku modal awal yang dibutuhkan untuk usaha selainya ini sebesar Rp200 ribu untuk bahan baku dan juga untuk kemasan toples. Selainya ini dijual Rp40 ribu per toples, satu jarnya berisi 120 mg. Nani pun memiliki omzet mencapai Rp4 juta per hari.

Ibu empat anak ini mengerjakan usaha selainya dibantu kedua temannya. Saat ini ia memasarkan selai buatannya melalui teman-temannya dan juga online seperti Facebook, Instagram dan Twitter.

Ke depan, ia berharap bisa membuat rumah selai yang bisa dimanfaatkan untuk menjual selai dan produk-produk lainnya serta bisa memasarkan produknya sampai luar negeri. (dtk/er/wan)