Cewek ABG Bangga Jika Dikencani Juara Balapan Liar

by -6 views

METROPOLITAN.ID | TANGERANG – Dipilihnya arena balap liar bukan tanpa alasan bagi cabe-cabean atau pelaku prostitusi untuk menjalankan aksinya. Adanya perputaran uang dan banyaknya lelaki menjadikan lokasi ini mudah untuk meraup rezeki.

Tidak hanya itu, kebanggaan menggaet ‘sang juara’ balap liar bagi cabe-cabean merupakan sebuah kebanggaan. Apalagi sampai-sampai jadi rebutan. Itulah yang diakui Ty,17, cabe-cabean yang biasa mangkal di arena balap liar jalan akses perumahan elit Green Lake City dan Metland Cyber City, Ciledug, Tangerang, Banten.

Sudah hampir dua bulan terakhir dirinya rutin mangkal di jalan tersebut. Sehingga tidak heran, Ty banyak mengenal bikers yang biasa mengadu nyali di lokasi ini. Tidak kurang uang sebesar Rp100 ribu ia kantongi setiap malamnya. “Lumayan buat jajan-jajan,” ungkap Ty yang mengaku masih terdaftar sebagai siswa di salah satu SMA swasta di kota Tangerang ini.

Ty mengaku semula hanya ikut teman untuk nongkrong di jalan itu. Namun setelah banyak mengenal, iapun berpacaran dengan seorang joki. Saat itu dirinya tidak terpikir untuk meraup uang dari arena balap liar tersebut. Yang ada hanya kepuasan dan kebanggaan yang didapatnya dengan memadu kasih dengan seorang juara balap liat di jalan tersebut.

Seiring berjalannya waktu, pergaulan Ty di dunia balap liar di lokasi ini semakin luas. Banyak pria ia kenal. Tidak terkecuali joki-joki yang memang memiliki prestasi mumpuni.

“Awalnya risih, tapi lama kelamaan kok bangga juga pacaran sama joki. Apalagi diperebutkan. Sudah hampir tiga joki yang saya pacarin dan itu membuat saya sedikit dihormati di tempat ini. Pernah juga saya jadi bahan taruhan dan kebetulan pacar saya kalah. Ya kalau udah kalah ngapain lagi udah ngga ada kebanggaan lagi kan,” tukasnya.

Namun seiring kian banyaknya cabe-cabean, Ty mulai merasa tersisih. Wajah-wajah baru mulai menghiasi lintasan adu pacu ini. Iapun beralih sasaran. Dari joki ia mulai mendekati para petaruh. Kali ini bukan kebanggaan lagi yang Tya incar. Namun uang yang memang cukup lumayan untuk ukuran dirinya.

Strategipun ia lancarkan untuk menggaet sang petaruh. “Semula berlagak ikut taruhan dulu kan. Biasanya saya memilih jagoan yang beda dari si petaruh. Lama kelamaan akrab dan biasanya mereka tergoda dan akhirnya mengajak kencan atau pacaran,” ungkapnya. Biasanya petaruh merasa cocok karena Ty dianggap memiliki hobi yang sama. “Kalau sudah begitu ya taulah apa yang terjadi,” pungkasnya.

(poskotanews.com)