METROPOLITAN.ID | TANGERANG – Teman-teman pabrik sempat kaget usai melihat akun status Facebook milik Eno Fariah, 18, yang update setelah kematian korban. Anehnya lagi, status tersebut menanyakan kematian si pemilik akun Enoel tersebut.

“Ya allah emang benar ya eno meninggal by,,,dayat,” begitu update status akun Enoel seperti dilihat detikcom, Rabu (19/5/2016).

Akun tersebut mengupdate status pada Jumat (13/5/2016) pukul 19.23 WIB. Padahal, diketahui, Eno ditemukan tewas pada Jumat (13/5) pukul 08.00 WIB.

Sejumlah rekan Eno yang meninggal pun bereaksi atas status ‘Eno’ itu. Dari 5 komentar yang ada, semuanya terheran-heran dan menanyakan siapa yang mengupdate status tersebut padahal si empunya telah tiada. Tl

“ini syp kok bisa pake akun alm,” tulis Zullhann,s Thayaa mengomentari status tersebut.

Pun halnya dengan Huraerah alias Eroh, teman satu kamar korban. Saat kejadian pembunuhan, Eroh dan Tikroh sedang bekerja shift malam.

“Ini siapa kok pke fb Akun tmen gue,” tulis Eroh dengan nama akun Facebook Rerah Tea Sii Hurairoh.

Tidak banyak aktivitas yang dilakukan Eno di dunia maya. Eno pun terlihat jarang mengupdate status. Status Eno rata-rata soal pertemanan dan kisah asmaranya.

“Gue pingin banget puya hati kaya lo, yg gampang melupakan seseorang,,,,,, tapi kenapa gue tuh kaga bisa,,lupain lo,” tulis Eno tanggal 10 April lalu.

Mantan Pacar

Soal update status ini, ada cerita tersendiri di balik pengungkapan kasus. Polisi pun sebelumnya mencurigai orang yang meng-update status adalah pelaku pembunuhan.

“Awalnya kami curiga karena mendapat informasi akun Facebook korban update setelah kematian dan setelah kita cek ternyata benar,” jelas Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen kepada detikcom.

Tim Unit V dan Unit IV Subdit Resmob serta Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polsek Teluknaga serta Polres Tangerang kemudian melacak siapa sebenarnya yang menggunakan akun Facebook korban tersebut.

“Dari hasil penyelidikan ternyata yang update status akun korban itu adalah Hidayatullah alias Dayat, mantan pacar korban,” imbuhnya.

Di beberapa media, nama Dayat disebut-sebut sebagai tersangka. Namun, Handik memastikan bahwa Dayat bukanlah tersangka, melainkan hanya saksi saja karena telah menggunakan akun Facebook korban.

“Iya Dayat ini memang tahu username dan passowrd akun Facebook korban karena mereka pernah pacaran. Sebulan lalu mereka baru putus,” ungkap Handik.

“Jadi tidak ada keterlibatan Dayat sama sekali dalam kasus ini. Maksud dia update status korban itu hanya ingin menanyakan saja benar tidak korban meninggal,” katanya.

(solopos.com)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here