Tipu Rekan Bisnis hingga Rp8 Miliar, Pasutri Dibekuk

by -

METROPOLITAN.ID | TANGERANG –  Pelarian Khai Kiong alias Akiong (47) dan istrinya Fransisca alias Siska (45), warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pekan Binjai, Binjai Kota, ke Tangerang, Provinsi Banten, telah berakhir.

Pasangan suami istri yang menipu rekan bisnisnya hingga Rp8 miliar itu berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Binjai, saat berada di sebuah rumah di Kompleks Perumahan Duta Garden, Blok F 14-108, Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada Minggu 8 Mei 2016.

Polisi sebelumnya melacak keberadaan penipu asal Binjai tersebut. Namun, selama hampir 2 bulan, polisi tidak bisa menemukan keberadaan keduanya.

Beruntung bagi polisi, akhirnya polisi tahu di mana pasutri itu sembunyi usai dilaporkan Amin (44), pengusaha pertanian, di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tunggurono, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Kapolres Binjai, AKBP Mulya Hakim Solichin melalui Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Bambang Herianto, membenarkan bahwa pasutri tersebut telah diamankan.

Awalnya polisi mendapat lokasi mereka di Tangerang. Anggota Satreskrim Polres Binjai berkoordinasi dengan kepolisian Polres Tangerang.

“Setelah memastikan posisi pelaku, anggota bergerak ke Tangerang dan mengamankan kedua pelaku. Setelah diperiksa, (pelaku) dibawa ke Binjai,” kata Bambang, Senin (9/5/2016).

Aksi penipuan yang mereka lakukan berawal ketika Akiong mendatangi Amin untuk bekerja sama berbisnis jual-beli telur ayam. “Perjanjian mereka setelah telur laku, kemudian dilakukan pembayaran,” tutur Bambang.

Akiong kemudian memberikan sebuah cek dan giro kepada Amin sebagai bentuk pembayaran. Saat hendak ditukarkan ke bank, Amin terkejut mendengar kalau uang di dalam rekening yang dituliskan Akiong kosong.

“Merasa tertipu, Amin melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Awal dilaporkan, polisi datang ke rumah pelaku. Namun, sebelum polisi datang, pelaku sudah minggat dan meninggalkan rumah mereka kosong begitu saja,” paparnya.

Saat ini, Bambang menjelaskan, pelaku masih ditahan dan diperiksa intensif. Hal itu mengingat dari hasil perkembangan penyelidikan, pelaku telah menipu banyak korban.

“Sebab dari hasil penyelidikan polisi, korban penipuan dan penggelapan kedua tersangka diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang. Kemungkinan ada enam orang dengan total kerugian Rp8 miliar,” tutur Bambang.

(okezone.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *