Cucurak HJB, Bima Cs bakal Layani 5.000 Porsi

by -

BOGOR – Memeriahkan Hari Jadi ke-534 Bogor (HJB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengadakan pesta ra­kyat di Plaza Balaikota Bogor pada Jumat (3/6) nanti. Ren­cananya kegiatan tersebut dimeriahkan dengan cucurak bareng Walikota Bogor Bima Arya.

“Semua undangan dalam rapat paripurna nanti, khusus­nya muspida, akan melayani warga untuk memberikan ma­kanan sajian yang sudah dise­diakan,” kata Kepala Bagian Humas Pemkab Bogor Encep Moh Ali Alhamidi.

Encep menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk memperke­nalkan kembali jenis-jenis makanan khas Kota Bogor semacam toge goreng, mi ko­cok dan lain sebagainya. Untuk itu, warga Bogor pasti akan bergembira dalam kegiatan makan gratis dengan 5.000 porsi makan yang telah dise­diakan tersebut. “Kami mem­perkenalkan kembali makanan khas Bogor yang mulai langka,” ujarnya.

Tak hanya itu, sambung dia, sebanyak 63 warga di Kampung Kedunghalang Sentral, Kelu­rahan Sukaresmi, mendapatkan bantuan sertifikat Proyek Ope­rasi Nasional Agraria (Prona) BPN.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Yulia Jaya Nirma­wati mengatakan, pemberian sertifikat ini sekaligus jadi mo­mentum perayaan HJB. Kegem­biraan diharapkan tak hanya melalui pesta rakyat, tapi juga dari pensertifikatan tanah se­cara gratis. “Apalagi sertifikat ini dibiayai dana negara. Kami berusaha agar mereka yang kurang mampu ikut merasakan haknya sebagai masyarakat Bogor,” kata Yulia.

Yulia menambahkan, target yang dicanangkan sebanyak 250 sertifikat gratis bagi masy­arakat kurang mampu telah tercapai tahun ini. “Untuk 2016 semuanya sudah tercapai,” ujar perempuan berkacamata itu.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, pemerintah dalam hal ini bekerja sama dengan BPN Kota Bogor membantu mem­fasilitasi titik mana dan war­ga mana saja yang perlu di­bantu. “Di Kecamatan Tanah­sareal seluruhnya ada 63 warga yang mendapatkan bantuan sertifikat gratis dari BPN,” katanya.

Ayah dua anak ini mengakui jika wilayah di selatan dan ba­rat Kota Bogor masih banyak warga kurang mampu yang membutuhkan sertifikat Prona dari BPN. “Semoga dengan kebijakan seperti ini dapat menyentuh kebutuhan warga tidak mampu. Juga, bisa me­ringankan beban mereka dan mereka bisa menggunakan sertifikat ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejah­teraan,” harapnya.

(rez/b/feb/ py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *