Di Dunia Hanya Ada Tiga, Indonesia Miliki Satu RS Khusus Atlet

by -2 views

METROPOLITAN.ID | TANGERANG –  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menyambangi Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta Timur yang sedang meresmikan sekitar 15 alat kesehatan baru. Dalam kesempatan itu, Menteri yang akrab disapa Cak Imam itu mengungkapkan peresmian alat-alat kesehatan ini merupakan bukti komitmen RSON, bahwa pengadaan alat-alat kesehatan ini dilakukan secara transparan untuk digunakan bagi kepentingan negara.

“Tidak hanya itu, para dokter di sini (RSON) juga senantiasa menyertakan doa untuk menstimulasi kesembuhan pasien,” ungkap Imam usai melihat-lihat serta mencoba alat kesehatan baru tersebut, Kamis (2/6).

Untuk diketahui, 15 alat kesehatan baru itu di antaranya, 4 alat fisioterapi, BMD (alat pemeriksaan kepadatan tulang dan komposisi lemak tubuh), C- Arm untuk pencitraan tulang di kamar operasi, USG 3 D memeriksa antar lain kondisi otot atlet, CPET (alat untuk memeriksa VO2 MAX dan Spirometri), Pedoscan (alat untuk memeriksa bentuk telapak kaki), infus pump, syringe pump, C- Arm (alat pemeriksaan dengan fluroscopy saat operasi), alat kultur mikrobiologi dan alat untuk pemeriksaan kimia darah (kimia analyzer). Dengan tersedianya alat kesehatan baru ini, diharapkan RSON dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatannya untuk atlet dan masyarakat umum.

Lebih lanjut Imam mengingatkan, agar kita harus memastikan supaya atlet mendapat pelayanan kesehatan khusus saat mengalami cedera atau sakit. Untuk itu,  akan dikeluarkan regulasi baru agar mengirimkan atlet yang cedera dan berobat ke RSON. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa nantinya akan ada penyesuaian bagi masyarakat kurang mampu yang ingin melakukan perawatan atau perobatan di RSON.

“Bagi atlet Pelatnas jika sakit dan setiap PB yang akan menyertai atletnya melakukan Vo2Max tidak dipungut bayaran alias gratis. Sedangkan bagi masyarakat umum, mungkin nanti akan ada dispensasi untuk warga yang kurang mampu,” jelasnya.

Di tempat yang sama Direktur RSON, Dr.dr. Basuki Supartono, Sp.OT. FICS.MARS menyatakan, RSON merupakan satu satunya rumah sakit olahraga di kawasan Asia. Sedangkan di dunia, hanya ada dua rumah sakit serupa, yaitu di Brasil dan Qatar.

“RSON yang didirikan Kemenpora ini, bertujuan untuk menyediakan pelayanan kesehatan, khususnya untuk atlet dan masyarakat umum. Selain juga menyediakan fasilitas kesehatan untuk perlindungan terhadap keselamatan atlet saat berlatih maupun bertanding,” tutur Basuki.

Ia menambahkan, sejak berdirinya RSON telah dilengkapi dengan petaltan media dan mendukung sport science yang merupakan tolak ukur untuk secara obyektif mendapatkan atlet-atlet yang mampu berprestasi.

“Kini Staf RSON sebanyak 189 personil terdiri dari PNS dan PTT (Pegawai Tidak Tetap), dengan jumlah pengunjung hingga kini sebanyak 8500 pasien serta pengadaan sejumlah alat kesehatan sport science dan alat kesehatan lainnya tersebut bersumber dari anggaran APBN dan APBN- P TH 2015 senilai Rp13, 7 miliar.” pungkas Basuki.

(merahputih.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *