Di Jakarta Fair, Suzuki Kenalkan Dua Tipe Mesin Motor Tempel untuk Pebisnis Wisata dan Nelayan

by -

METROPOLITAN.ID | JAKARTA – Selain dikenal handal membuat motor dan mobil kompak, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga memiliki satu unit bisnis unggulan, yakni motor tempel untuk perahu atau dikenal dengan istilah outboard motor (OBM).

Memperkenalkan unit bisnis ini, di ajang Jakarta Fair 2016 yang saat ini berlangsung di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta  PT SIS menampilkan dua mesin motor tempel, masing-masing DF300AP dan DF20A.

Ini merupakan motor tempel 4-tak yang diklaim irit bahan bakar dan ramah lingkungan.

OBM tipe DF300AP mampu menghasilkan tenaga 300 PK dan dilengkapi dengan teknologi Suzuki Selective Rotation, teknologi terkini pada mesin tempel.

Teknologi tersebut memungkinkan propeller (baling-baling) berputar searah atau berlawanan arah jarum jam sesuai kebutuhan konsumen.

Aplikasi teknologi ini sangat memudahkan dalam pengaturan mesin tempel pada perahu.

DF300AP juga dilengkapi Timing Chain dengan Self Adjusting Technology serta 2-stage Gear Reduction yang berfungsi meningkatkan keseimbangan dan mengurangi getaran.

Teknologi lainnya di mesin ini adalah Lean Burn System, sebuah sistem inovatif untuk membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih irit. DF300AP cocok digunakan untuk transportasi jarak menengah dan jauh.

Sementara OBM tipe DF20A ditujukan untuk transportasi jarak dekat dan menengah,

DF20A juga telah Lean Burn System yang membuatnya irit BBM. Secara rasio, jika dibandingkan dengan produk 2-tak, mesin ini diklaim 40 persen lebih hemat bahan bakar.

DF20A dilengkapi tangki bahan bakar berkapasitas 12 liter agar nelayan ataupun pemilik perahu dapat beraktivitas maksimal setiap hari.

DF20A didesain kompak dengan berat total sekitar 49 kg sehingga mudah saat  dipasang di perahu.

DF20A mampu menghasilkan tenaga maksimum 20 PK dan 14,7 kW.

Leo Widjaya, Section Head Outboard Motor PT SIS dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribun, Selasa (21/6/2016) mengatakan, dua tipe mesin OBM ini sangat cocok digunakan untuk transportasi maupun wisata bahari, baik mesin berkapasitas besar ataupun kecil.Dengan konsumsi bahan bakar yang lebih sedikit, pemilik kapal dan pelaku bisnis bahari jadi untung sekaligus menjaga kelestarian alam.

(http://www.tribunnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *