Hinca Pastikan KLB 3 Agustus

by -0 views
METROPOLITAN.ID | SPORT – Plt Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan, memastikan agenda Kongres Luar Biasa (KLB) akan digelar pada 3 Agustus 2016. “Tanggal 3 Agustus diputuskan agenda KLB dengan tujuan pertama adalah pelengkapan komite,” kata Hinca Panjaitan usai bertemu dengan perwakilan AFC di kantor PSSI, Selasa (21/6).
Ia menjelaskan sebelum memulai pemilihan dari KLB pertama-tama adalah memilih komite pemilihan sebanyak tujuh orang dan komite banding sebanyak lima anggota. Hinca mencontohkan, layaknya Pemilu suatu pemilihan harus memiliki KPU, maka di PSSI akan memilih komite pemilihan dulu pada 3 Agustus nanti.
Selanjutnya pada 30 Oktober 2016 pemilihan KLB direncanakan akan digendakan pemilihannya. Terkait dengan pemilihan waktu dan tempat penyelenggaraan KLB Hinca belum menjelaskan lebih detail.
Pertemuan kemarin juga dihadiri sembilan dari perwakilan pemilik suara atau voters. Langkah PSSI selanjutnya adalah sekitar tujuh hari kedepan menunggu surat dari FIFA terkait dengan detail pelaksanaan menuju KLB.
“Kami setelah lepas dari pembekuan, baru melaksanakan kerja, sehingga perangkat-perangkat kerja tersebut harus dibentuk dulu untuk melancarkan proses selanjutnya,” kata Hinca.
Pada dua hari terakhir, PSSI intensif menggelar pertemuan dengan perwakilan FIFA dan AFC di kantor pusat PSSI. Selain membahas KLB, juga dibahas pula perkembangan sepakbola setelah digelarnya kongres FIFA yang diselenggarakan di Meksiko. Selanjutnya juga pembahasan mekanisme aturan main PSSI setelah tidak lagi dibekukan oleh FIFA.
Sementara pentolan Manajer Persib bandung yang juga pentolan Kelompok 85 (K-85), mengungkap jika pemilihan ketua baru bisa lebih cepat dari jadwal. “Semua tergantung kesepakatan di KLB, Agustus nanti. Andai voters sepakat digelar lebih cepat, ya bisa saja. Tak cuma Ketua Umum, Komite Eksekutif juga akan dipilih lagi,” katanya.
Lebih lanjut, Umuh berharap hasil di pertemuan ini membawa hal yang positif terhadap perkembangan sepakbola nasional. Pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut optimistis penyelenggaraan KLB nanti akan berlangsung lancar.
 “Saya, siapa pun pasti mau sepakbola nasional dikelola secara profesional. Saya harap ada sosok baru yang muncul. Mungkin dari kalangan pengusaha yang bisa membantu keuangan demi membantu kegiatan PSSI,” jelas Umuh.
Dalam pertemuan tadi, tak semua anggota Kelompok 85 bertemu perwakilan FIFA-AFC, Primo Corvaro dan Sanjeeva Balasinggam. Hanya delapan orang yang masuk dan berdiskusi dengan keduanya. Beberapa di antaranya adalah Gusti Randa, Umuh, serta GH Sutedjo.
Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim, Amir Burhanuddin yang dihubungi tadi malam terkait sikap atas keputusan digelarnya KLB, melalui pesan singkat mengatakan masih menunggu perkembangan. Apalagi, kendati K-85 mayoritas dalam komposisi voters, namun masih ada beberapa persoalan yang belum clear. Di antaranya jika dalam perkembangannya nanti, status ketua umum lama, La Nyalla Mattalitti tidak terbukti dalam perkara hukum yang tengah dibidik Kejaksaan. “Karena itu, dilihat saja nati,” jawabnya.
(beritametro.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *