Hiswana Migas Tangerang Pastikan Ketersediaan Melon 3 KG Jelang Ramadhan dan Idul Fitri Aman

by -

METROPOLITAN.ID | TANGERANG –  Menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 H, DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) Tangerang menyatakan bahwa ketersediaan gas Elpiji 3 Kg dipastikan aman.

Meskipun wilayah Tangerang Raya disebut bukan daerah tujuan mudik yang notabene akan banyak menggunakan gas bersubsidi, tetapi DPC Hiswana Migas Tangerang Raya lebih awal sudah meyakinkan bahwa sebagai mitra Pertamina dalam distribusi gas ke masyarakat sudah melakukan upaya antisipasi kelangkaan stok.

Bahkan diprediksi dari kebiasan sebelumnya bahwa wilayah ini diyakini sebagai banyal orang yang mudik saat menjelang Idulfutri.

Ahmad Tomy, Sekretaris DPC Hiswana Migas Tangerang Raya pada Kamis (2/6) kepada wartawan mengatakan, bahwa pemakain gas bersubsidi itu untuk wilayah Tangerang Raya diakuinya mencapai 70 juta tabung lebih dalam satu tahun.

Tetapi untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kg saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Ahmad Tomy mengklaim sudah mempunyai beberapa strategi sehingga masyarakat Tangerang Raya diharapkannya tidak terganggu terkait kebutuhan gas melon tersebut.

Di 22 SPBE yang tersebar di wilayah Tangerang Raya, Pertamina dan Hiswana menyiapkan cadangan lebih 20 % elpiji 3 KG dari 5 juta 911 ribu pemakaian dalam sebulan. Jika dikonversikan kami menyiapkan cadangan sebesar 1 juta 300 ribu tabung dalam moment tersebut, kata Tomy.

Jika di hari normal untuk wilayah Kabupaten Tangerang mencapai 2 juta 500 tabung, Kota Tangerang hingga 1 juta 500 tabung sementara kebutuhan untuk Kota Tangerang Selatan mencapai 1 juta tabung.

Tetapi Hiswana Migas selain menyiapkan sejumlah strategi yang disebutkan sebelumnya, Tomy juga menegaskan kalau agen yang berada dalam naungannya membentuk Agen Satgas.

“Yakni akan ada 20 agen yang akan melayani pas di hari libur nanti. Jadi kendatihari libur kita tetap melayani penyediaan gas 3 kg. Paling cuma pas sholat Ied Idulfitri saja mas petugas berhenti melaksanakan kerjaannya. Selanutnya mereka akan stanby melayani permintaan gas,” katanya meyakinkan.

Sementara itu, Ahmad Yudistira perwakilan Pertamina pusat menghimbau agar setiap issu soal kelangkaan gas LPG bersubsidi di setiap wilayah tidak perlu dirisaukan. Pasalnya, keseriusan Pertamina dan Hiswana Migas sebagai mitra penyaluran gas sudah melakukan upaya kongkrit agar masyarakat bisa terlayani dengan baik.

Bersama Hiswana kata Yudistira pihaknya akan melakukan operasi pasar mengantisipasi kelangkaan gas.

“Langkah itu diambil untuk mengantisipasi minimnya kebutuhan gas di masyarakat saat lebaran saja. Kita akan mewajibakan sejumlah agen untuk buka pada H-7 dan +7 di hari itu. Di Tangerang Raya akan ada sekitar 500 pangkalan dibawah 20 agen yang sudah kita tunjuk.”

“Ini juga langkah antisipasi kita, barang (tabung gas, red) secara distribusi terkirim tapi dilapangan minim. Nantinya dikhawatirkan harga akan naik. Jadi kalau ada kekhawatiran pemakaian gas akan tinggi menjelang lebaran untuk keperluan masakan khas lebaran, jadi kami sudah mengambil beberapa langkah antisipasi,” katanya menjelaskan.

Hari libur pada Idulfitri ini memang diakui Yudistira lumayan panjang. Makanya kita akan mempersiapkan secara special menghadapi ini. “Sinergisitas antara pemerintah daerah dan semua pelaku usaha gas sangat diharapkan supaya saat bulan Ramadhan dan Idulditri bisa berjalan sesuai yang kita harapkan.”

Selain itu kami menyediakan nomor emergency jika ada hal hal tidak diinginkan. ke nomor pelayanan 1500 000 atau langsung ke Korwil Hiswana yang sudah dibentuk.

(penamerdeka.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *