Kegaduhan Perang Harga Indosat dan Telkomsel Makin memanas !

by -

METROPOLITAN.ID– Selama ini, antara operator seluler satu dan operator seluler yang lain kerap terjaadi yang namanya perang harga, seperti indosat, Telkomsel, XL, dan yang lainnya. Dalam persaingan yang mereka lakukan biasanya membuahkan hasil tarif voice dan juga SMS yang ekstra murah.

Hal tersebut memberikan keuntungan untuk para customer masing-masing. Selain itu, sejumlah iklan yang mengatakan sindiran untuk para pesaing mereka juga kerap sekali muncul dan telah tersebar dimanapun.

Pada waktu yang lalu, berita terkait tentang perang harga telah kembali muncul. Hal tersebut terjadi seiring dengan beredarnya foto yang memperlihatkan sekelompok orang yang sedang mengusung dan membawa atribut iklan Indosat Ooredoo.

Sekelompok orang tersebut tampaknya sedang berada dalam sebuah acara. Dan yang menjadikan masalah adalah spanduk dan poster yang dibawa oleh sekelompok orang tersebut. Tampak dalam foto itu, spanduk dan poster tersebut berisi kalimat Indosat memberikan serangan untuk operator seluler lain yaitu Telkomsel.

Bunyi tulisan yang ada di dalam spanduk yang dibawa oleh sekelompok orang tersebut bertuliskan “Cuma IM3 Ooredoo nelpon Rp 1/detik, Telkomsel? Gak mungkin”. Selain itu, pada poster – poster yang mereka bawa juga terdapat kalimat yang serupa.

Saya sudah buktikan nelpon ke Telkomsel Rp 1/detik” begitulah bunyi tulisan yang ada pada salah satu poster. Ketika dilakukan konfirmasi, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Alex Rusli telah membenarkan terkait dengan berita yang beredar.

Alex memmbenarkan jika foto yang memperlihatkan spanduk dan poster yang bertuliskan seperti itu memang ada dan asli. Akan tetapi, menurut Alex kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut bukan dalam hal kampanye iklan Indosat.

Namun kampanye Beow The Line yang merupakan kegiatan akuisisi. Karena selama ini,Indosat Ooredoo memiliki strategi di kawsan yang dijadikan untuk kambanye Iklan. Akan tetapi bukan untuk melakukan penyerangan terhadap pesaing.

Sementara pihak Telkomsel secara terpisah juga menepis adanya tuduhan jika pihaknya mengenakan tariff mahal. Karena selama ini Telkomsel memberikan sejumlah paket yang dapat digunakan oleh pengguna sesuai kebutuhan masing – masing.

(smeaker.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *