Menpora Kukuhkan Kontingen Olimpiade Indonesia

by -0 views
METROPOLITAN.ID | SPORT –  Menpora Imam Nahrawi mengukuhkan kontingen olahraga Indonesia untuk Olimpiade Rio de Janeiro 2016, dalam upacara di Gedung Kemenpora Jakarta, Selasa (21/6). Pengukuhan juga dihadiri para atlet dan pejabat olahraga nasional tersebut, Menpora menyerahkan bendera Merah Putih kepada Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Tohir.
Kemudian Erick Tohir menyerahkan bendera Merah Putih kepada ketua kontingen Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari. Atlet lompat jauh Maria Londa dan lifter. Tri Yuli Irawan mewakili rekan-rekannya membacakan janji atlet.
“Marilah kita kokohkan cita-cita kita untuk mengibarkan Merah Putih di Olimpiade,” kata Menpora dalam sambutannya.
Menpora mengakui para atlet dan pelatih sudah banyak berkorban untuk bangsa, baik waktu, tenaga maupun biaya. “Penghargaan dari pemerintah mungkin belum sebanding dengan pengorbanan anda,” kata Menpora.
Namun Menpora berjanji bahwa Pemerintah akan tetap memperhatikan perjuangan atlet dan masa depannya setelah tidak lagi aktif. Di antaranya dengan diluncurkannya “Program Penghargaan Masa Tua” oleh Kemenpora. Hingga saat ini sudah 26 atlet yang akan tampil di Olimpiade 2016 dengan bulutangkis sebagai cabor terbanyak (10 atlet), disusul panahan (4), angkat besi (7), dayung (2), balap sepeda (1), atletik (1) dan satu atlet renang dari wild card.
Sementara itu, lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan akan memimpin tim angkat besi ke Rio de Janeiro, setelah semua rangkaian persiapan termasuk penentuan lifter yang berangkat sudah ditetapkan PB PABBSI.
Kepala Bidang Angkat Besi PB PABBSI Alamsyah Wijaya di Jakarta, Selasa membenarkan jika nama-nama atlet yang akan diberangkatkan ke Brazil sudah ditetapkan sesuai dengan jumlah kuota yang diraih Indonesia yaitu tujuh dengan alokasi lima putra dan dua putri.
“Eko tetap menjadi salah satu andalan untuk merebut medali. Yang jelas, lifter putra yang berangkat dua dari kelas 62 kg, dua dari 69 kg dan satu dari 77 kg. Untuk putri satu dari kelas 48 kg dan 53 kg,” katanya.
Di kelas 62 kg, kata dia, akan mengandalkan Eko Yuli Irawan dan M. Hasbi. Untuk 69 kg ada nama Triyatno dan Deni. Sedangkan untuk kelas 77 kg pihaknya terus memantau tiga atlet dan satu atlet yang diharapkan bisa mengisi slot tersebut adalah Ketut. “Untuk putri Sri Wahyuni di kelas 48 kg dan Dewi Safitri di kelas 53 kg,” katanya menambahkan.
(beritametro.co.id)