Potensi PAD Tangerang dari Sektor Retribusi Angkutan Bocor

by -

METROPOLITAN.ID | TANGERANG –  Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyebut, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang dari sektor retribusi angkutan, bocor.

Banyaknya angkutan karyawan milik perusahaan yang tidak memiliki izin trayek menyebabkan, potensi PAD Miliaran rupiah tak diterima Pemkab setempat.

“Angkutan karyawan itu banyak yang tidak mutasi dari plat hitam ke kuning. Akibatnya, PAD Kabupaten Tangerang bocor Miliaran rupiah dari sektor perizinan trayek dan perpanjangan STNK,” kata Ketua Organda Kabupaten Tangerang, Dan Persada, kepada Banten Hits, Kemarin.

Ironisnya kata Dan, kondisi tersebut sudah berlangsung lama, bahkan seiring dengan berkembangnya kawasan industri di Kabupetan tersebut. Dan justrui menyangkan Dinas Perhubungan (Disbuh) yang justru menutup mata.

“Kita sudah mengadu beberapa kali tetap saja Dishub tutup mata,” ujarnya.

Padahal, sesuai ketentuan UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, setiap tenaga yang masuk malam berhak mendapat antar jemput dari perusahaan.

“ya Undang-undang itu benar, bukan berarti kendaraan itu bebas menggunakan plat hitam. Harus mutasi dulu menjadi angkutan umum,” jelas Dan.

Pihaknya, meminta kepada Dishub agar melakukan penertiban atau mengirimkan surat kepada perusahaan disemua kawasan zona industri, agar tidak memberikan order kepada perusahaan bus jemputan karyawan yang izin trayeknya bukan di Kabupaten Tangerang.

(tangeranghits.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *