Jenazah Andi Ditolak Istri

by -2 views

METROPOLITAN – Jenazah seorang pela­ku pencurian dengan modus pecah kaca mobil yakni Andilala (27), warga Sumatera Selatan yang tewas dihakimi massa, ditolak istrinya sehingga dimakamkan di Sukabumi. ”Kami sudah menghubungi keluarganya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur untuk mengantarkan jasad Andilala, namun pihak keluarga menolak untuk dipulangkan ke rumahnya di Sumatera Selatan,” kata ang­gota Polsek Cicurug Bripka Andi, kemarin.

Tersangka yang tewas saat mencoba mencuri sebuah smartphone yang tersim­pan dalam mobil Mitsubishi Fortuner B 1664 SJL milik Tumpal Gultom yang dip­arkir di daerah Kampung Caringin, Desa Nyangkoek, Kecamatan Cicurug, dikebu­mikan di TPU Sekarwangi. Menurutnya karena keluarga menolak, terpaksa jasad korban dimakamkan di Kabupaten Suka­bumi. Pencuri spesialis pecah kaca ini dikuburkan dengan prosesi pemakaman Islam. ”Jasadnya sudah dikuburkan, namun kasus ini masih dalam penyelidikan kami. Sebab masih ada seorang tersangka lain­nya yang merupakan rekan Andilala yang melarikan diri saat kejadian tersebut,” tambahnya.

Pada kasus ini, pihak kepolisian juga menyita satu pucuk senjata rakitan dengan beberapa butir peluru yang merupakan milik tersangka. Sementara itu, petugas pemulasaraan jenazah RSUD Sekarwangi Mulyadi mengatakan, jenazah korban su­dah diurus. Setelah salat Jumat, jasadnya dikuburkan di TPU Sekarwangi.

Tewasnya seorang pencuri ini terjadi pada Rabu (27/7) dinihari saat hendak mencuri barang berharga yang tersimpan di mobil mewah tersebut. Namun nahas bagi Andilala, aksinya kepergok pemilik mobil dan meneriakinya maling. Tanpa komando, puluhan warga langsung men­ghakimi tersangka hingga tak sadarkan diri. Namun, rekannya berhasil melarikan diri. Karena luka parah di sekujur tubuhnya, warga pendatang tersebut tewas setelah menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi.

(ok/els/run)