ISLAM mengajarkan setiap umat untuk menikah karena Allah SWT dan menja­lankannya berdasarkan Alquran dan sun­nah Rasulullah SAW. Jika hal ini tak dila­kukan, maka rumah tangga yang dipenuhi setan akan menjadi rumah tangganya.

Setan akan selalu menggoda manusia dengan tipu daya yang sangat dahsyat sehingga manusia tak dapat membeda­kannya. Seperti apakah rumah tangga yang penuh dengan setan?

Rumah tangga yang dibangun berdasarkan ajaran Islam me­miliki pondasi kuat untuk hidup harmonis dan mendapat ke­berkahan Allah SWT. Rumah tangga yang selalu dipenuhi setan adalah rumah tangga yang tampak harmonis dari luarnya saja.

Kehidupan rumah tangga ini terlihat sangat bahagia. Bahkan tak jarang mereka bergelimang dengan harta benda. Tapi sayang­nya, di dalamnya tidak dilaks­anakan ajaran Islam. Justru terdapat berbagai pelanggaran yang telah menjadi kebiasaan.

Di dalam rumah tangga yang dipenuhi setan diawali dengan pagi yang cerah. Saat sinar matahari yang telah mening­gi tetapi seluruh anggota kaluarga masih tertidur pulas, karena malamnya begadang menonton TV atau melakukan aktivitas yang tidak berman­faat. Sehingga di pagi harinya mereka malas bangun pagi dan sengaja meninggalkan kewajiban salat Subuh.

Lalu pagi harinya meskipun sang istri bergegas bangun dan melakukan aktivitas pagi, te­tapi tidak diawali dengan doa atau berwudhu. Sang istri ha­nya mengawali paginya hanya dengan mencuci muka tanpa menyebut asma Allah SWT.

Saat tiba waktunya sarapan, seluruh anggota keluarga ke­mudian bergegas bangun dan mandi untuk menyantap hi­dangan lezat yang telah dise­diakan oleh pembantu.

Acara sarapan berjalan dengan diwarnai canda tawa dan ke­harmonisan keluarga, tetapi sayangnya saat makan mereka melupakan doa untuk menga­walinya. Hal ini merupakan kebiasaan yang telah dilakukan mereka sejak dari dulu sehing­ga semua makanan yang me­reka santap tidak memiliki ke­berkahan di dalamnya dan setan memenuhi rumah tangga mereka.

(dre/kum/er/wan)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here