Metropolitan.id  SMAN 8 Kota Bogor terpilih jadi salah satu sekolah yang harus menyempurnakan Kurikulum 2013 (Kurtilas). Kepala SMAN 8 Bogor Atip Suherman mengaku senang sekolahnya dipilih untuk pilot project penerapan Kurtilas.

”Ini merupakan kehormatan se­kaligus tantangan bagi SMAN 8. Tapi, saya optimis dan semoga berhasil. Sehingga nantinya dapat menghasilkan insan produktif, kreatif, inovatif, afektif melalui penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang terintegrasi,” ujar Atip saat ditemui di Jalan BTN Ciparigi, Kelurahan Ciparigi, Ke­camatan Bogor Utara, kemarin.

Menurutnya, pelaksanaan Kur­tilas di SMAN 8 sudah memasuki tahun ke-4. Bahkan sudah melu­luskan satu angkatan ’Kurtilas’. Sedangkan dalam pembelajaran, lebih menekankan kepada pende­katan scientific (pendekatan ilmi­ah), tematik (dalam satu pelajaran), pembelajaran berbasis penying­kapan/penelitian (discovery/Inquiry learning) dan pendekatan pembe­lajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning). ”Hal itu dilakukan untuk mendorong kemampuan peserta didik untuk menghasilkan karya konstektual, baik individu maupun kelompok,” ujar Atip.

Selain itu, tambah Atip, keadaan fasilitas juga difo­kuskan kepada terwujudnya pendekatan saintific, disco­very learning, project based, problem based, inquiry lear­ning dan hight order thinking skills dalam pembelajaran. Pelaksanaan penilaian se­suai kebutuhan dan kaidah-kaidah penilaian authentic assessment, PAK (Penilaian Acuan Kriteria) dan Porto­folio.

(dod/tur/ar/feb/wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here