Upaya Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak dalam meraup pendapatan pajak masih jauh. Sejak diterapkannya sistem pembayaran pajak bernama e-Billing di wilayah Kota Bogor, sebanyak 132.500 Wajib Pajak (WP) dari 250.000 WP belum melakukan pendaftaran. Padahal, tahun ini Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Bogor mematok target Rp2,1 triliun.

MENYIKAPI terseok-seoknya peruba­han tata cara pembayaran pajak secara manual menjadi online, Wakil Ketua Ko­misi B DPRD Kota Bogor Eka Wardana meminta agar KPP Pratama lebih be­kerja keras menyosialisasikan sistem pembayaran baru bernama e-Billing. Diakuinya, ia kerap mendapat keluhan dari kalangan pengusaha karena belum paham tentang proses pembayaran pajak secara online. “Bahaya kalau sampai meng­ganggu pendapatan pajak,” katanya.

Sejatinya, kata Eka, sistem online itu memiliki semangat untuk memuda­hkan, lebih aman serta kenyamanan saat membayar pajak. Melalui e-Billing, pajak bisa dibayarkan di mana saja. Namun karena tak didukung sosialisasi yang tepat dan intensif, para WP menjadi terkendala ketika hendak menunaikan kewajibannya. “Kalau masyarakat tidak mengetahui e- Billing, siapa yang akan bayar pajak. Harus ada anggaran sosialisasi untuk mengenal­kan e-Billing ke masyarakat,” papar Eka.

Lebih detail Eka menjelaskan, masih banyak masyarakat belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) seba­gai tanda penge­nal diri Wajib Pajak (WP). Apala­gi syarat utama pembuatan e-Billing adalah nomor NPWP. Eka melanjutkan, sudah selayaknya Dirjen Pajak bersama KPP Pratama Bogor harus lebih giat menyosialisasikan program barunya untuk memperkecil kendala teknis. “Kami kecewa. Kami akan tegur KPP Pratama agar lebih intensif menyosia­lisasikan e-Billing,” terangnya.

Terpisah, Kepala KPP Pratama Kota Bogor Mamik Eko S menyampaikan, pada 2015 lalu pihaknya sanggup men­ghimpun Rp1,5 triliun dari Rp1,9 triliun dana masyarakat untuk disetor ke kas negara. Diakui Mamik, pihaknya harus bekerja keras untuk mewujudkan target dari sektor pajak pada 2016. ”2016 targetnya Rp2,1 triliun, mudah-mudahan tercapai,” kata Mamik.

(ads/ del/e/dik/ wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here