Gunakan Cara Persuasif, tak Henti Lakukan Sosialisasi

by -3 views

 Sudah 19 tahun Dedi Rohana mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bogor. Mengemban tugas sebagai pelayan masyarakat telah dijalaninya sejak 1997. Kini pria yang akrab disapa Dedi itu berhasil menduduki jabatan sebagai kepala Bidang Data dan Pengendalian di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kabupaten Bogor.

SUKA duka terkait pekerjaannya di SKPD telah ia rasakan. Bahkan, kiprah ayah setengah baya itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa instansi telah didudukinya sejak puluhan tahun lalu.

Kini menangani 6.000 perusahaan se- Kabupaten Bogor, bukanlah pekerjaan mudah. Namun dengan rasa ikhlas dan tulus serta pengabdian kepada masyara­kat, Dedi berhasil menjalankan tugas tersebut. Pria kelahiran Sumedang 11 Desember 1965 itu pertama kali datang di Kabupaten Bogor pada 1997 dan langs­ung bekerja pada Kantor Sosial Politik.

Walau hanya dua tahun, Dedi berhasil di bidang tersebut. Memasuki 2002, Dedi pindah tugas ke Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor. Sejak 1/1/2010 hingga saat ini, Dedi bermuara di Kantor BPMPTSP Kabupaten Bogor di bidang data dan pengendalian. “Saya pertama kali pindah ke BPMPTSP saat gedung kantor baru saja direnovasi. Sudah ham­pir tujuh tahun saya bekerja di sini,” ujar Dedi kepada Metropolitan, kemarin.

Di sisi lain, Dedi menceritakan pahit getir saat menjalani tugas ini. Salah satunya saat menyosialisasikan setiap perusahaan taat aturan terkait pelaporan kegiatan penana­man modal. Namun, kebanyakan perusa­haan belum mengerti. “Padahal kegiatan laporan penanaman modal itu sudah ter­tuang dalam Peraturan Kepala BKPM RI Nomor 17 Tahun 2015 tentang Pencabutan Izin apabila tidak melakukan regulasi ter­sebut,” paparnya.

Sebelum menindaklanjutinya, ia tetap melakukan sosialisasi dengan cara per­suasif kepada setiap perusahaan. “Karena itu, kesigapan dan kesiapan kita harus benar-benar diasah dan siap dengan keadaan seperti ini. Salah satu caranya ya dengan sosialisasi,” terangnya. Dengan cara ini, tak sedikit perusahaan yang telah melaporkan kegiatan tersebut ke BPMPTSP Kabupaten Bogor.

(yos/b/sal/py)

Loading...