Distanhut Budidayakan Tanaman Cabai

by -1 views

CIBINONG – Tak hanya membudi­dayakan tanaman hias seperti bunga anggrek dan bunga hias lainnya, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Bogor juga membudidaya­kan sayur-mayur sejenis cabai rawit dan jenis cabai lainnya.

Kepala Seksi Produksi Bidang Horti­kultura Distanhut Kabupaten Bogor Ervinia menjelaskan, kegiatan budidaya tanaman cabai berhasil direalisasikan di berbagai wilayah di Bumi Tegar Be­riman. Salah satunya seperti kegiatan hasil panen yang akan dilakukan di Desa Purabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (15/10).

Menurut dia, lahan yang digunakan di wilayah Barat Kabupaten Bogor itu seluas dua hektare persegi dan lahan pertanian tersebut khusus untuk budi­daya tanaman cabai. ”Untuk perhitung­an hasil produksi cabai didapatkan 650 kilo per satu hektare luas lahan perta­nian dan hasil itu dihitung sesuai luas lahan yang digunakan,” bebernya.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya hanya sebagai fasilitator dan mem­bina gapoktan yang berada di bawah naungan Distanhut Kabupaten Bogor. ”Seperti Gapoktan Mukti Tani, me­reka lah pemilik peran penting dalam suksesnya budidaya tanaman jenis cabai ini. Sebab, mereka langsung terjun ke lapangan. Kami sebagai fa­silitator terkait bantuan pengang­garan biaya dari pemerintah pusat maupun daerah,” bebernya.

Bantuan yang diberikan pemerintah, sambung dia, yakni menyukseskan program kegiatan tersebut berupa sarana pertanian, di antaranya pupuk, pot plastik cabai dan peralat multifak­tor. “Untuk kegiatan budidaya ini telah dilaksanakan jauh–jauh hari. Selain di wilayah Barat, budidaya ini juga di­kembangkan di zona lain, seperti di Kecamatan Sukamakmur, Kemang, dan Caringin, Kabupaten Bogor,” bebernya.

Informasi yang dihimpun, saat ini harga cabai di pasaran mencapai Rp45.000–Rp50.000 per kilogram. Ke­naikan tersebut disebabkan musim kemarau basah yang kini melanda Jawa Barat.

(yos/b/sal/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *