METROPOLITAN – Tenaga pendidik, kependidikan dan peserta didik SDN Pamoyanan 3 Kota Bogor diajari Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan edu­kasi dalam mengolah sampah. Tujuannya agar nanti warga sekolah pandai memi­lah sampah, ambil sampah, nabung sam­pah dan daur ulang sampah. Sehingga, lingkungan sekolah yang berlokasi di RW 09, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan itu indah.

”Inilah yang jadi program bank sampah Ranggamekar. Jadi untuk SD kita me­nerapkan 3-R Nusantara. Sehingga, nantinya para guru dan peserta didik akan tahu cara memilah sampah anor­ganik dan menjadi daur ulang serta memilah sampah organik menjadi kom­pos organik,” ujar Ny Halimah selaku pejabat ’Kusumah Bangsa’ yang juga mitra bank sampah SDN Pamoyanan 3 kepada Metropolitan, kemarin.

Selain itu, lanjutnya, para tenaga pen­didik, kependidikan serta peserta didik juga akan diberi edukasi cara menyemai, menanam, merawat dan memanen. Jadi, tambahnya, bank sampah merupakan salah satu strategi untuk membangun kepedulian peserta didik agar dapat ‘ber­kawan’ dengan sampah untuk mendapat manfaat ekonomi langsung dari sampah.

Dia juga mengakui, bank sampah tak dapat berdiri sendiri, melainkan harus di­integrasikan dengan gerakan 3R. Sehingga manfaatnya langsung dirasakan tak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan sekolah yang bersih, hijau dan sehat.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya pro­gram bank sampah di sekolah itu, maka peserta didik selain menjadi disiplin dalam mengelola sampah, juga mendapat tamba­han pemasukan dari sampah-sampah yang mereka kumpulkan.

(dod/tur/ar/ram/wan)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here