Calon Bos PDAM Sisa Tujuh

by -

METROPOLITAN – Proses seleksi direksi PDAM Tirta Kahuripan Kabu­paten Bogor sebentar lagi memasuki tahap uji kompetensi. Tahapan ini akan dilaksanakan di Universitas Indonesia (UI) selama dua hari pada Rabu (18/1) dan Kamis (19/1) besok. Dari delapan calon ‘Dewa Air’ yang lolos seleksi administrasi, hanya tujuh yang dip­astikan ikut. Hal ini dikarenakan satu calon atas nama Yadi Sopiyandi terpaksa tak bisa mengikuti proses uji kompetensi lantaran waktunya bentrok dengan rencananya pergi umrah.

Yadi menjelaskan, secara kebetulan jadwal fit and proper test yang akan dilakukan berbenturan dengan renca­nanya umrah. Karenanya, ia dipastikan tidak bisa mengikuti proses seleksi direksi PDAM ter­sebut. ”Kalau saya tidak ikut umrah otomatis keluarga saya tidak jadi berangkat. Mau tidak mau saya mengundurkan diri,” kata Yadi.

Menurut Kepala Cabang PDAM Kecamatan Ciomas, ia telah mencoba menginformasikan hal ini kepada Tim Pansel PDAM. Akan tetapi, tim pansel tak bisa berbuat banyak karena waktunya ditentukan tim in­dependen. ”Sudah saya coba tanyakan apakah ada keringa­nan, tapi tim pansel bilang waktu sudah ditentukan. Saya coba hubungi tim independen juga belum ada respons,” ucap­nya.

Akibat kejadian ini, ia me­rasa pasrah apa pun hasil yang disampaikan tim independen nanti. Sebab, tidak mungkin rencana keluarganya berang­kat umrah harus dibatalkan. ”Saya serahkan semua kepu­tusan kepada tim penguji,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Tim Pan­sel PDAM Arman Senjaya men­jelaskan, jika calon tidak mengik­uti proses uji kompetensi tentunya secara otomatis akan gugur. ”Otomatis gugur,” sing­katnya.

(rez/b/els/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *