Bencana 10 Menit

by -

Real Madrid lagi-lagi gagal setelah dikalahkan Valencia dalam lanjutan La Liga di Estadio de Mestalla, dini hari kemarin. Dalam laga tandang itu, Los Blancos harus menyerah dengan skor 1-2.

 TAHUN ini tampaknya menjadi tahun yang lebih sulit bagi Real Madrid. Sebab, El Real sudah kalah tiga kali meski baru memasuki Februari. Dikalahkan tuan rumah, Valencia dengan skor 1-0, membuat Real Madrid semakin jauh dari rival-rivalnya.

Dalam duel itu, Real Madrid sempat tertinggal dua gol lebih dulu dari gol-gol Simone Zaza dan Fabian Orellana. Padahal, pertan­dingan baru berjalan di bawah sepuluh menit. Madrid hanya sekali membalas lewat gol Cristiano Ronaldo.

Bagi Madrid, ini adalah kekalahan kedua mereka di La Liga setelah Januari lalu takluk di markas Sevilla. Madrid juga gagal melebarkan jarak satu poin dari Barcelona di posisi kedua yang memiliki satu pertandingan lebih banyak.

Setelah merebut tiga trofi sepanjang tahun lalu, Madrid sepertinya akan menjalani tahun ini dengan lebih sulit. Sebab, mereka sudah kalah tiga kali sejak awal tahun. Sebelum Valencia, ada Sevilla dan juga Celta Vigo.

Padahal sepanjang 2016, Madrid cuma kalah dua kali di seluruh kompetisi yakni dari Atletico Madrid dan Wolfsburg. Madrid bahkan sempat mencatatkan 41 laga beruntun tanpa terkalahkan.

”Tak bisa disangkal lagi. Kami patut disalahkan, kami bermain sangat buruk,” aku bek Madrid, Marcelo. ”Kami mencoba terus hingga akhir tapi kami kebobolan dua gol mudah dan kami mem­buat banyak kesalahan,” imbuhnya.

Melakoni partai tunda mela­wan Valencia sebenarnya Madrid memi­liki misi untuk meneruskan rentetan lima kemenangan beruntun di liga sekaligus memperlebar jarak dengan Barcelona serta Sevilla.

Kekalahan yang menyakitkan mengingat Madrid punya 16 attempts dengan enam mengarah ke gawang. Sedangkan Valencia hanya diberi delapan kali kesempatan menembak tapi lima tepat sasaran.

Sang pelatih Zinedine Zidane menyebut timnya bak ‘tertidur’ di sepuluh menit pertama dan kini harus menanggung risiko rival-rival seperti Barcelona atau Sevilla lebih bersemangat mengejar. ”Kami sudah kalah di sepuluh menit pertama. Kami bermain baik, kami punya banyak kesempatan tapi dua kesalahan beru­jung dua gol,” kata Zidane.

(dtk/er/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *