SHARE

METROPOLITAN – Pembangunan Transmart Carrefour di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, menuai protes. Sebab, keberadaan supermarket itu akan menambah kemacetan di Jalan Raya Sholeh Iskandar. Ba­hkan, proses Analisis Mengenai Dampak Ling­kungan (Amdal) di wilayah tersebut tak memun­gkinkan untuk dibangun pusat perbelanjaan.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor Zen­toni mengatakan, kegiatan pembangunan pusat Transmart Carrefour atas nama Johanes Karundeng akan menimbulkan banyak dampak negatif. Salah satunya kemacetan lalu lintas yang semakin parah di wilayah tersebut. “Nantinya hanya akan memperparah kema­cetan. Kalau soal pusat perbelanjaan, di lokasi itu kan sudah ada Lotte Mart,” ujarnya.

Menurut dia, surat somasi yang dilayangkan sudah sesuai permintaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang meminta masukan paling lambat tujuh hari setelah dilakukan publikasi rencana mengadakan studi Amdal. “Sengaja kita lakukan hari ini mengirim surat somasinya, karena ini merupakan hari terakhir. Jadi meskipun hari ini libur, yang penting surat ini masuknya sebelum lewat tujuh hari pasca diterbitkannya publikasi tersebut,” terangnya.
Ia berharap suratnya segera direspons DLH dan meyakini akan ada tanggapan sehingga melakukan penundaan ataupun pembatalan menganai akan dilakukannya studi Amdal tersebut. “Setelah ini akan kita komunikasikan secara langsung dengan DLH,” paparnya.
Sementara warga Kelurahan Cibadak, Eka menjelaskan, keberadaan supermarket tersebut akan membawa dampak buruk terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Dengan adanya supermarket tersebut, warga yang berjualan bakal bangkrut karena lebih memilih berbelanja di supermarket dibanding warung kecil.
“Ini salah satu dampaknya dan seharusnya menjadi salah satu bahan kajian Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar tak memberi izin kepada perusahaan tersebut,” katanya.
Selain dampak ekonomi, menurut Eka, bakal terjadi kemacetan panjang di Jalan Sholeh Iskandar. Karena itu, Amdal-nya pun tak mungkin dapat dikeluarkan. “Tak terbayang di sepanjang jalan ini macet panjang, apalagi saat ini ada pembangunan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi II,” jelasnya.

(mam/b/els/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY