SHARE

METROPOLITAN – Pro­gram kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 Kabu­paten Bogor telah ditutup. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor mene­tapkan dua investor masuk daftar blacklist. Kedua pe­rusahaan itu tak bisa me­nyelesaikan pekerjaan se­suai aturan yang sudah ditetapan.

Kepala Dinas PUPR Kabu­paten Bogor Yani Hasan mengatakan, saat ini data perusahaan yang diajukan blacklist belum sepenuhnya masuk. Namun dari bebe­rapa proyek 2016, ada be­berapa kegiatan yang terpaksa dihentikan lantaran tak dapat diselesaikan pihak ketiga sesuai tepat waktu. “Sementara ini ada dua perusahaan yang di-blacklist. Kemungkinan bisa bertambah lagi,” kata Yani.
Menurut Yani, dua proyek pembangunan jembatan di wilayah Jasinga tersebut dianggap wanprestasi dan perusahaan itu sudah putus kontrak. “Itu kelalaian kontraktor, sebab serapan mereka sangat rendah dan tak lebih dari 30 persen. Sepertinya pihak ketiga ninggalin proyek begitu saja,” ucapnya.
Yani memastikan kedua perusahaan yang sudah di-blakclist itu tak diperkenankan mengikuti lelang selama dua tahun. Sementara jika nanti ada yang mencoba mengakali dengan mendirikan perusahaan baru, pihaknya akan diawasi secara jeli. “Kami akan berusaha jeli dan monitor pengusaha melalui pengurusnya satu per satu,” imbuh dia.

(rez/b/els/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY