News, Sport and Lifestyle

Kelola Bos, PGM Gandeng Kejaksaan

CIBINONG – Perkumpulan Guru Mad­rasah (PGM) Indonesia Kabupaten Bo­gor mengadakan workshop, kemarin. Acara tersebut membahas mengenai pengelolaan dana BOS madrasah dan perspektif hukumnya bersama Kejaksa­an Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor. Adapun kegiatan tersebut diseleng­garakan di Gedung Serbaguna I, Kom­pleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Pantauan Metropolitan, kegiatan ter­sebut dihadiri ketua PGMI, kepala seksi (kasi) Pendidikan Madrasah Kan­tor Kementerian Agama Kabupaten Bogor dan Kejari Kabupaten Bogor serta diikuti 400 orang yang terdiri dari 40 pengurus DPC PGM, pengawas madrasah, kepala MI, MTs dan MA se-Kabupaten Bogor.

Ketua PGMI Agus Ridallah mengata­kan, penyelenggaraan kegiatan terse­but didasari lemahnya pemahaman guru madrasah dan pengelola madra­sah terhadap tata cara pengelolaan dana BOS. “Sosialisasi tersebut untuk lebih memahami aturan tentang peng­gunaan dana BOS dan perlu terus di­berikan pemberitahuan sebagai bentuk tindakan preventif akan bantuan pe­merintah,” katanya.

Agus menuturkan, PGM memiliki tiga visi yakni mengangkat kesejahteraan harkat, martabat dan kualitas guru madrsah. “Tentunya untuk mewujudkannya dip­erlukan kegiatan yang bisa memberikan pemahaman akan pengelolaan yang sesuai aturan,” tuturnya.

Adapun persoalan pada pengelolaan dana BOS gampang-gampang susah, tinggal bagaimana peliknya dana BOS jika sudah masuk ranah paham. “Kita harap dari kejari dan kemenag dapat memberikan pencerahan soal peng­elolaan BOS ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Ka­bupaten Bogor Dadang Ramdani menga­presiasi kegiatan yang digelar PGM Ka­bupaten Bogor, karena ikut serta dalam membantu pengelolaan BOS yang sesung­guhnya. “Karena BOS merupakan program pemerintah, maka setiap pengelolaannya harus dipertanggungjawabkan dengan baik dengan mengacu pada konsep tepat waktu, jumlah dan sasaran,” pa­parnya.

(yos/b/sal/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *