News, Sport and Lifestyle

Kota Bogor Lolos Penilaian Pertama Adipura

METROPOLITAN – Setelah lolos pe­nilaian tahap pertama, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini bersungguh-sung­guh ingin mendapatkan trofi Adipura. Bahkan, pemkot kini menggalakkan kembali program Jumat Bersih (Jumsih) agar benar-benar mendapat trofi. Sebab, tahun lalu pemkot hanya mendapat ser­tifikat Adipura saja.

Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mengatakan, Pemkot Bogor sudah lolos penilaian P1. Saat ini sudah masuk tahap penilaian kedua. Menurut dia, pemkot sendiri telah mendapat rekomendasi untuk memperbaiki nilai yang dianggap masih kurang. Seperti perbaikan drainase yang dipenuhi sampah, pasar yang masih kumuh dan cara pembuangan sampah. “Seperti kemarin skretaris daerah (sekda) melakukan bersih-bersih di Terminal Baranangsiang dan Terminal Bubulak. Sebab, semua itu salah satu upaya kami untuk mendapatkan trofi Adipura,” ujarnya kepada Metropolitan.
Orang nomor dua di Kota Bogor ini pun optimis bahwa Pemkot Bogor akan mendapatkan trofi Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Sebab, dari tahun ke tahun belum ada peningkatan yang didapatkan pemkot. “Kemarin kami hanya mendapatkan sertifikat Adipura. Sekarang kami harus mendapatkan trofi Adipura. Ya kalau meleset paling tidak plakatnya,” terangnya.
Sementara itu, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Edgar Suratman mengaku tengah melakukan berbagai langkah. Seperti fokus menangani 16 indikator penilaian yang mencakup kebersihan di kawasan perumahan, jalan, rumah sakit, perkantoran, TPA, danau, su ngai, stasiun, terminal, pasar, sekolah, pertokoan, lahan terbuka dan bank sampah. “Penanganan yang perlu ditingkatkan yang penilaiannya masih rendah seperti Pasar Gunungbatu, Pasar Anyar, perkantoran dan terminal,” katanya.
Edgar menuturkan, pada saat monitoring, penilaian P1 sudah ada beberapa perubahan kondisi di wilayah yang nilainya rendah. Pada waktu yang tersisa dari Februari sampai April, akan terus dilakukan evaluasi semaksimal mungkin. Langkah lainnya melalukan gerakan kebersihan bersama yang dipimpin walikota dan muspida. “Tim akan terus melakukan monitoring dan berupaya menjadikan Kota Bogor menjadi kota yang bersih, tertib dan indah,” jelasnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut bukan hanya sekadar untuk meraih Adipura saja, melainkan berkelanjutan membangun kultur keseharian di masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berpola hidup bersih, sehat dan tertib.

(mam/b/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *