SHARE

METROPOLITAN – Budaya onsen di Jepang memang berbeda lebih dari sekedar berendam air panas begitu saja. Tak sekedar bugil, ini etika dan tata cara mandi di onsen.

Berkesempatan untuk menjajal salah satunya ketika menginap di hotel Dormy Inn, Kanazawa, bersama rombongan dari Japan National Tourism Organization (JNTO). Dormy Inn menyediakan onsen yang menjadi fasilitas hotel.

Traveler yang ingin mencobanya harus bersiap-siap untuk bugil dan membiasakan diri nyaman berendam dengan orang asing tak dikenal. Tak perlu takut, karena ada pemisah antara kolam laki-laki dan perempuan.

Di mulai dari luang loker, di sini traveler harus menanggalkan semua barang termasuk pakaian. Dari kamar kita cukup membawa peralatan mandi sederhana seperti sikat gigi, pasta gigi, dan dua buah handuk.

Tak Sekadar Telanjang, Ini Tata Cara Mandi di Onsen JepangRuang ganti untuk Pria

Perwakilan dari JNTO, Uto, yang menjadi pendamping menunjukkan bahwa sebelum masuk kolam air hangat, kita harus mandi terlebih dahulu. Dekat dari kolam telah disediakan pancuran air bergaya duduk tempat di mana traveler bisa mandi.

Setelah mandi baru kita bisa mulai menjajal kolam onsen mana yang ingin digunakan sambil membawa satu handuk. Sebagai informasi tambahan Dormy Inn punya tiga jenis kolam onsen yaitu air hangat indoor, air hangat outdoor, dan juga kolam onsen yang memakai air dingin.

“Kenapa ada onsen dengan kolam air dingin biasanya ini karena orang tua lebih suka berendam di air dingin. Mereka pikir air dingin bagus untuk menyusutkan kulit mereka,” kata Uto.
Selama sekitar 10 menit lalu mencoba menghabiskan waktu di onsen outdoor hotel. Saat itu daerah Kanazawa, Jepang, masih berada di puncak musim dingin sehingga kami berendam di air hangat sambil menyaksikan salju turun. Rasanya sedikit aneh namun menyenangkan.

Tak Sekadar Telanjang, Ini Tata Cara Mandi di Onsen JepangMesin vending yang menjual berbagai macam minuman

Bagian kepala kita terasa sejuk dan dingin sementara mulai dari leher ke bawah terasa rileks oleh air hangat. Ini mengapa onsen menjadi daya tarik bagi para turis.

Selesai berendam jangan lupa untuk kembali membilas diri di bawah pancuran sebelum kembali. Fakta menarik disebut oleh Uto adalah beberapa air pancuran mungkin tidak bisa dibilang air onsen karena tidak memenuhi syarat.

“Ini air biasa bukan onsen. Untuk bisa dibilang onsen air ini harus memiliki kandungan-kandungan mineral di tingkat tertentu,” kata Uto.

Nah setelah selesai berendam dan mengenakan pakaian, agar terasa lebih segar kita bisa meminum segelas minuman dingin. Di Dormy Inn telah tersedia mesin vending yang menjual berbagai macam minuman mulai dari soft drink, kopi, hingga bir.

SUMBER : detik.com

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY