SHARE

METROPOLITAN – Proses penghitungan surat suara di Pilkada Buleleng berjalan lancar. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada informasi resmi dari masing-masing paslon terkait perolehan suara di Pilkada Buleleng 2017. Memang tidak ada rilis dari hasil survei resmi yang mengawal jalannya Pilkada Buleleng.

Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai sumber, jika Kubu Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (PASS) berhasil mengungguli rivalnya Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dhrama Wijaya (Surya). Bahkan pasangan incumbant dinyatakan menang di hampir sembilan Kecamatan di Buleleng. Namun data ini merupakan data bersifat sementara, dan kemungkinan masih bisa berubah. Sebab sampai saat ini KPU Buleleng masih belum menyampaikan secara resmi hasil perolehan masing-masing kandidat.

Misalnya saja di Kecamatan Banjar Surya meraih 4479 suara, Kubu Pass meraup 12.683 suara. Untuk di Kecamatan Buleleng Surya didukung sebanyak 4.620 suara dan Pass 7.911 suara. Kemenangan berlanjut ke Kecamatan Busungbiu, dimana Surya hanya mengantongi suara 1.133, dan Pass 2.874. Untuk di Kecamatan Gerokgak Paslon surya meraih suara sebanyak 2.521 dan Pass 3.401 suara.

Untuk di Wilayah Kubutambahan Paslon Surya meraup 1,056 suara dan Pass mengantongi 2.199 suara. Di Kecamatan Sawan meraih suara sebanyak 1.545 dan Pass sebanyak 2.905.

Untuk wilayah Seririt Surya meraih 2.388 suara dan Pass 4.904. Kemudian di Kecamatan Sukasada Surya hanya mampu meraih 889 suara dan Pass terpaut jauh yaitu 2.453. Terakhir di Kecamatan Tejakula Surya mengantongi 491 suara dan Pass mengantongi 880 suara. Jika ditotal, maka hasil sementara Pilkada Buleleng Surya mengantongi 19.122 suara sedangkan Pass jauh unggul dari rivalnya dengan meraup suara sebanyak 40.210 suara.

Menyikapi hasil tersebut, Pasangan Surya sampai saat ini belum mengeluarkan statemen terkait hasil perolehan suara sementara. Namun ketika dikonfirmasi pada saat pencoblosan di TPS IX Desa Bungkulan, Rabu (15/2) siang, dirinya hanya berharap agar proses demokrasi tidak dikebiri, sehingga kalah menang tetap bermartabat.

“Kami hanya ingin proses demokrasi berjalan semestinya, sebab jika demokrasi dikebiri, tidak hanya saya saja yang kecewa, masyarakat pun juga akan marah” ujarnya.

Sedangkan Putu Agus Suradnyana ketika dikonfirmasi terpisah melalui sambungan Telephone pasca menerima hasil rekapitulasi sementara, dirinya mengaku jika PDIP memang memiliki suvey tersendiri untuk mengetahui hasil perolehan Pilkada Buleleng. Menurutnya dari tiga lembaga survey yang dipergunakan pada saat pemungutan suara pihaknya berhasil meraih suara hingga 67 persen.

“saya sudah melakukan survey.ada tiga lembaga survey, dan ketiganya memang menyebutkan kami menang sebesar 67 persen. Namun ada baiknya kami juga harus menunggu hasil resmi yang dirilis oleh KPU Buleleng, sehingga hasilnya bisa lebih valid. Dan yang terpenting ini adalah kemengan milik warga Buleleng, jangan terlalu euforia, biasa saja” pesannya.

Di sisi lain, berdasarkan hasil pantauan Bali Express jika proses pemungutan suara mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr Petrus R Golose juga sempat meninjau beberapa titik di Buleleng, salah satunya Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan untuk melakukan pemantauan secara langsung proses pencoblosan.

SUMBER :   jpnn

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY