NGERI ROBOH: Walaupun kondisinya mengkhawatirkan , Jembatan Kokoncing Hideung tetap menjadi tumpuan warga Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin.

SAAT melintasi Jembatan Kantalarang yang berada di Kampung Kantalarang 1, RT 02/05, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor denyut jantung terasa akan berhenti. Betapa tidak, jem­batan sepanjang 70 meter yang meng­hubungkan Desa Leuwibatu dengan Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, kondisinya sangat memprihatinkan.

Selain bergoyang saat dilintasi, kayu yang menjadi alas pada jembatan sudah banyak yang keropos. Ancaman roboh sewaktu-waktu menghantui warga. Jika jembatan itu ambruk, dipastikan tiga kampung terisolasi.

Warga sekitar Kardi mengaku, Jembatan Kantalarang merupakan denyut nadi war­ga Kampung Kantalarang. Jembatan yang berada di atas Sungai Cikaniki setiap hari­nya tidak pernah sepi dari hilir mudik warga, dari mulai anak sekolah, warga yang akan ke Pasar Leuwiliang dan pedagang.

“Kalau jembatan ini putus warga di tiga kampung dipastikan terisolasi,” keluhnya.

Saat hujan turun, sambung Kardi, jemba­tan pun menjadi licin dan tidak sedikit warga terjatuh saat melintas. Belum lama ini tali jembatan terputus dan alas jemba­tan yang terbuat dari kayu rusak, akhirnya warga secara swadaya memperbaikinya.

“Kami berharap pemerintah bisa membangunkan jembatan beton yang aman dilalui warga, karena setiap harinya warga yang melintas selalu dihantui pe­rasaan waswas,” keluhnya.

Terpisah, Ketua RT 02 Oji (49) menam­bahkan, sejak pertama kali berdiri pada 1982 jembatan penghubung dua keca­matan ini terbuat dari bambu dan kayu.

“Sampai saat ini tidak berubah, kondisi­nya sangat memprihatinkan,” bebernya.

Padahal, sambungnya, akses ini men­jadi primadona warga. Kondisi jembatan yang rusak dan goyang sudah beberapa kali diajukan ke desa dan pemda, mala­han sudah pernah ditinjau oleh orang pemda. Sayangnya mereka sebatas kun­jungan tanpa ada solusi. “Kita mengharap­kan pemda cepat tanggap dan pembangu­nannya bisa terealisasi, jangan sampai sudah ada korban jiwa baru dibangunkan,’’ pungkasnya.

(ads/c/yok/dit)

BACA JUGA

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here