Suami Laporkan Istri Ke Polisi Akibat KDRT

by -

METROPOLITAN – Dalam hubungan berumah tangga, perselisihan suami istri adalah hal yang biasa. Yang tidak biasa adalah jika sudah menjurus pada kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT.

Nah, semakin tak biasa jika korban KDRT adalah sang suami. Seperti yang terjadi di Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan. Hanya gara-gara suami yang berinisial RD (38), belum mau memasang plafon rumah, istrinya MLP, 32, langsung menganiayanya.

Caranya dengan cara melempar dengan kayu balok yang panjangnya sekira 30 centimeter hingga korban mengalami luka pada bagian pelipis dan hidung. Bhabinkabtibmas Kelurahan Tanjung Tuwis, Bripka Abd Rahim Maura menuturkan, penganiayaan bermula saat korban sedang salat.

Tiba-tiba, pelaku marah-marah karena plafon rumah di lantai dua belum dipasang. Setelah selesai salat, korban menjelaskan memang belum sempat memasang plafon tersebut.  “Korban katanya tidak betah lagi di rumah, karena korban tidak tahan dengan omelan pelaku,” tuturnya.

Korban langsung keluar menuju teras rumah dan duduk bersama dua pekerja rumahnya. Tak lama kemudian, korban langsung dilempari dengan kayu balok yang panjangnya sekira 30 centimeter. “Akibat pelemparan itu, korban mengalami luka pada pelipis kiri dan hidung. Istri korban langsung melarikan diri dan sampai saat ini belum ditemukan,” ucap Bripka Rahim.

Ia menyatakan, keluarga korban tidak ingin diselesaikan secara kekeluargaan, karena tindakan penganiyaan tersebut bukan hanya sekali. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Luwuk untuk dilakukan penyelidikan. “Korban sudah divisum dan barang bukti sudah diamankan personil Polsek Luwuk,” katanya.

SUMBER: OKEZONE

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *