SHARE

METROPOLITAN – Siswa-siswi kelas VI SDN Loji 1, Jalan Siaga, No 7, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, hanya bisa gigit jari. Mereka tertipu lantaran kegiatan seminar yang diadakan Quantu­matika di sekolahnya benar-benar fiktif. Kegiatan tersebut seharusnya sudah terse­lenggara pada 5 Maret 2017 kemarin.

Namun, pihak guru menginformasikan kegiatan tersebut terpaksa diundur Minggu (19/3) dan lokasinya pindah ke Gedung Kemuning Gading, Balaikota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Setelah berkeliling di balaikota, ternyata kegiatan seminar itu benar-benar tidak ada.

Salah seorang peserta, Azkia menuturkan, ia beserta teman-temannya yang ikut mendaf­tar sudah datang ke tempat pelaksanaan seminar pada pukul 12:30 WIB. Ia menjelas kan, pendaftaran dilakukan langsung oleh guru di sekolah mereka. Usai mendaftar,ketiganya diwajibkan membeli tiket masuk untuk mengik­uti seminar seharga Rp25 ribu.­

“Jadi, info seminar yang kami dapatkan langsung dari guru kami. Katanya ada orang datang dan menawar­kan kepada murid-murid untuk mengikuti seminar Quantumatika. Kami dari tadi muter-muter balaikota mencari tempat seminar. Kami sudah menanyakan pe­tugas keamanan setempat lokasi seminar tersebut tapi kami disuruh mencari. Alhasil, kami tidak menemukan tem­pat pelaksanaan seminar ter­sebut,” tuturnya.

Lantaran ingin sekali mengik­uti seminar, Azkia mencerita­kan bahwa ia telah menghu­bungi nomor penanggung jawab acara yang tertera pada tiket yang telah dibeli. Namun ketika melakukan panggilan, nomor tersebut sempat aktif tapi tak ada yang menggubris. Tak patah se­mangat, Azkia pun kembali mencoba menghubungi namun usahanya tetap tak mem­buahkan hasil karena nomor tersebut tak diaktifkan pemi­liknya.

“Tadinya aktif, pas ditelepon lagi malah nggak aktif. Kami total keseluruhan di kelas ada 48 orang dan yang ikut hanya kami bertiga. Kata guru ada juga peserta yang berasal dari sekolah lain. Kami bersiap untuk Try Out dan UAN pada Mei mendatang,” pungkasnya.

(hb/els/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY