SHARE

MEGAMENDUNG – Ayub Rahmat Hidayat, calon Kepala Desa (Kades) Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, kecewa. Ia merasa tak puas dengan kekalahannya dalam pilkades serentak, Minggu (12/3) yang dimenangkan rivalnya, Ismail.

Ayub menduga kuat telah terjadi money politic pada pelaksanaan pil­kades. Dia mengaku telah menemukan bukti politik uang yang dilakukan ri­valnya. Atas bukti tersebut, Ayub be­rencana menempuh jalur hukum untuk menggugat kemenangan Ismail. “Saya baru akan menerima secara ik­hlas jika kasus money politic tersebut diusut tuntas. Demokrasi dalam Pilka­des Sukamanah harus tetap ditegakkan tanpa harus dikotori money politic dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

Ayub memaparkan, dugaan terjadi­nya money politic berawal dari seorang warga yang diduga pendukung Ismail tertangkap basah warga setempat saat sedang membagikan uang kepada warga pemilih saat akan berangkat ke TPS. Sebelum menempuh jalur hukum, kata Ayub, dirinya akan membuat la­poran tertulis pada panitia pilkades disertai kronologi kejadian. “Hal ini dilakukan agar dapat ditindaklanjuti panitia dengan memanggil beberapa pihak dan dapat diselesaikan secara musyawarah mufakat atau secara ranah hukum yang berlaku di Indonesia,” tegas Ayub.

(ash/b/suf/dit)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY