SHARE

METROPOLITAN – Pemberian stimulasi bagi si kecil penting untuk tumbuh kembangnya. Pakar mengatakan pemberian stimulasi bisa dilakukan sejak awal, bahkan sejak anak Pemberian stimulasi bagi si kecil penting untuk tumbuh kembangnya. Pakar mengatakan pemberian stimulasi bisa dilakukan sejak awal, bahkan sejak anak masih dalam fase menyusui.

dr Bernie Endyarni Medise, SpA(K), MPH, pakar tumbuh kembang anak dari RS Cipto Mangunkusumo, mengatakan bahwa stimulasi sebaiknya diberikan pada waktu yang menyenangkan anak. Nah, menyusui merupakan salah satu waktu menyenangkan tersebut.

“Makanya ketika menyusui, ibunya jangan main gadget atau nonton televisi. Berikan stimulasi kepada anak dengan mengajak ngobrol, bahkan sejak usianya belum satu bulan,” tutur dr Bernie, dalam seminar Early Learning Center Parenting Club di Plaza Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Dikatakan dr Bernie, mengajak anak mengobrol sembari menyusui merupakan salah satu bentuk stimulasi multimodal, yakni bentuk stimulasi yang memengaruhi lebih dari satu aspek. Dengan mengajak anak bicara, anak mendapat stimulasi pendengaran.

“Sambil menyusui dan ajak ngobrol juga harus sambil lihat anaknya. Jadi bukan hanya stimulasi pendengaran, anak juga akan mendapat stimulasi penglihatan dengan melihat wajah ibunya,” tutur dokter yang juga praktek di Brawijaya Women and Children Hospital ini.

Hal senada juga dikatakan oleh dr Margareta Komalasari, SpA. Agar program menyusui sukses, ada dua hal yang harus diperhatikan, yakni posisi bayi dan perekatan mulut bayi kepada puting.

Posisi menyusui yang baik adalah badan dan kepala bayi berada dalam satu garis lurus. Hadapkan bayi ke arah tubuh ibu dan lakukan kontak mata dengan bayi saat ia menyusu.

“Makanya jangan sambil nonton televisi atau main gadget, nanti posisi bayi tidak lurus. Dan akhirnya bayi tidak nyaman menyusu, rewel dan gampang nangis,” papar wanita yang akrab disapa dr Atha ini.

SUMBER: DETIK

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY