Ini Pantai Khusus Raja Salman

by -

METROPOLITAN – Kedatan­gan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan rombongan ke Bali tinggal satu hari lagi. Ia akan menginap di St Regis Bali Resort. Sebuah hotel yang terkenal dengan pantai paling eksotis di Nusa Bali, yaitu Pantai Geger.

Pantai ini sangat bersih, berpasir putih, teduh, ombak yang relatif tenang sehingga cocok untuk berbagai usia. Ombaknya pecah di tengah, sehingga wisatawan bisa man­di di pantai dengan nyaman.

St Regis terkenal sebagai ho­tel resort dengan pantai paling eksotis di Nusa Dua. Lebih dari sepuluh objek wisata lokasinya berdekatan dengan hotel yang dinobatkan sebagai In­donesia’s Leading Hotel 2016 versi World Travel Awards ini.

Tepat di luar Hotel St Regis terdapat private beach yang begitu indah dengan pasir putih dan air laut menawan yang banyak memikat tamu internasional.

Menurut penuturan wisa­tawan di Pantai Geger yang terletak sekitar 200 meter dari pantai privat hotel St Regis, sudah banyak yang menge­tahui bahwa Raja Salman akan datang ke Nusa Dua tersebut.

Untuk kenyamanan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, pantai The St Regis ditutup dengan pagar. Managing Di­rector Indonesia Tourism De­velopment Corporation (ITDC) Wayan Karioka menjelaskan alasannya.

“Sementara, pantai St Regis tidak kita koneksikan dengan yang lain. Dipagari sementara menurut kabar tidak resmin­ya,” kata Wayan.

Informasi yang dihimpun, pagar tersebut terbuat dari bambu dengan tinggi sekira tiga meter. Pagar dipasang dari tembok hotel hingga laut. “Masing-masing hotel punya kavling sendiri jadi tidak untuk umum,” ujar Wayan.

Pemasangan pagar itu guna kenyamanan dan keamanan Raja Salman bersama keluarga kerajaan. Sementara fasilitas kawasan, kecuali hotel, masih terbuka untuk umum. “Aspek keamanan dan kenyamanan, kita siapkan semua,” ucap Wayan.

Selain itu, ITDC juga meng­hentikan proyek pengerjaan di kawasan Nusa Dua, Bali. Khususnya di sekitar lokasi keluarga kerajaan dan rom­bongan menginap. “Proyek bersebelahan kita hentikan dulu,” ujarnya

Tidak dijelaskan detail oleh Wayan proyek-proyek apa dan di mana saja yang di­hentikan. Namun disebutkan proyek-proyek itu dihentikan sementara mulai 4 Maret 2017 hingga 9 Maret 2017.

“Kalau fasilitas kawasan sep­erti Waterblow, Peninsulla, masjid dan Bali Collection itu tetap terbuka,” ujar Wayan.

PAGAR UNTUK PRIVASI KELUARGA RAJA SALMAN

Director of Security St Regis Made Dila menegaskan pagar itu bukan untuk menutup akses ke pantai. “Menutup akses tidak ada, hanya jaga privasi keluarga kerajaan,” kata Dila di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali.

Pagar bambu itu dipasang hanya di pantai sepanjang kompleks St Regis. Untuk garis pantai lainnya masih bisa diak­ses turis seperti biasa. “Jadi jangan terlalu berspekulasi. Justru sebagai warga Bali, kita merasa bangga dipilih sebagai tempat destinasi seorang raja,” ujar Dila.

Pagar bambu itu diketahui setinggi tiga meter dengan balutan kain warna putih. Infor­masi juga menyebutkan bahwa keluarga kerajaan benar-benar menginginkan privasi untuk bisa bersantai di Bali. “Ada penutup akses pantai itu tidak ada dan pengamanan sudah diatur,” ucap Dila.

Seperti diketahui, Raja Salman beserta rombongan yang berjumlah hampir 1.500 orang akan berlibur ke Bali, 4-9 Maret 2017.

Selain menginap di St Regis Hotel & Resort, rombongan juga menginap beberapa hotel yang berurutan dan berdeka­tan. Mulai dari The Laguna Resort & Spa, Mulia Hotel & Resort, Hilton Bali Nusa Dua dan satu hotel di luar kawasan, yaitu Hotel Bvlgari di Uluwatu, Pecatu. (de/feb/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *