SHARE

Setelah merilis empat nama bakal calon (balon) kepala daerah yang akan diusung pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2018, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan segera mengerucutkannya menjadi satu. Diperkirakan, Mei 2017 sudah ada satu nama balon yang fix dan mendapat SK dari DPP.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor Agus Salim mengatakan, saat ini keempat balon PKS masih dalam tahap uji publik hingga akhir Maret. Setelah itu, tim akan melakukan survei menguji hasil uji publik tersebut. “Saat ini masih dalam proses uji publik lewat sosialisasi dan program masing-masing balon. Setelah selesai akan ada survei untuk mengetahui popularitas dan elektabilitas masing-masing,” kata Agus kepada Metropolitan.

Menurut Agus, survei dilakukan lembaga di luar partai. Setelah survei selesai, hasilnya akan dipaparkan ke DPD dan diserahkan ke DPW hingga DPP sebagai rekomendasi. “Paling telat Mei atau Juni sudah ada satu nama yang mendapat SK dari DPP dan itu lah yang akan diusung PKS di Pilbup Bogor 2018,” terangnya.

Agus melanjutkan, sesuai amanat musyawarah daerah (musda), balon dipersiapkan untuk calon bupati. Yang jelas, dirinya memastikan jika PKS Kabupaten Bogor telah siap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. “Untuk soal posisi kami juga melihat kondisinya dulu. Yang penting kami sudah persiapkan dari sekarang,” ujar Agus.

Sebelumnya, awal Februari DPD PKS Kabupaten Bogor merilis empat nama balon pada Pilbup 2018. Adalah Agus Salim, Ajid Muslim, Ida Farida Darwi dan Wasto yang telah lolos serangkaian penjaringan dan penyaringan ketat di internal partai. Empat balon tersebut langsung diberikan kesempatan melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk selanjutnya dikerucutkan menjadi satu nama. “Mereka bebas mengenalkan diri, intinya jangan sampai masyarakat tidak mengetahui bahwa PKS telah menyodorkan nama untuk ambil bagian dalam mengemban amanah memajukan Kabupaten Bogor,” tandas Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPD PKS Kabupaten Bogor Eko Syaiful Rohman. (fin/c/ram/dit)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY