SHARE

METROPOLITAN – Selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/3), manajemen Per­sikabo yang baru, PT Aksikom Indonesia, resmi menggelar tahapan seleksi pemain di Stadion Mini Pakansari Cibinong, Ka­bupaten Bogor. Sebanyak 30 pemain akan dipilih untuk diikutsertakan dalam pemu­satan latihan di Pusdikzi Zeni, Jalan Su­dirman, Nomor 35, Kota Bogor.

Dua hari seleksi, total ada 385 pemain yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti tahap seleksi. Rencananya ma­najemen Persikabo hari ini akan mengu­mumkan nama–nama yang lolos seleksi. Meski begitu, seleksi yang dilakukan ter­nyata mendapatkan respons negatif dari peserta seleksi.

Mantan penggawa Persikabo, Afrizal, merasa kecewa dengan minimnya waktu yang diberikan panitia seleksi. “Sangat kecewa, kami hanya diberikan waktu 15 menit untuk bermain. Waktu yang sede­mikian singkat tidak akan cukup untuk menunjukkan skill yang dimiliki peserta,” bebernya. Tak hanya itu, sambung dia, kabar adanya perekrutan sembilan pemain yang bukan putra daerah tanpa melalui tahapan seleksi juga mengganggu pe­serta seleksi alias langsung lolos.

“Harapannya jangan terlalu banyak dari luar daerah. Potensi putra daerah juga tidak kalah bagus. Kami berharap manajemen yang baru bisa memaksi­malkan potensi yang ada,” jelasnya. Se­mentara menjawab tudingan itu, bos anyar Persikabo, Radi Rahmadiar, menang­gapi santai kabar tak sedap tersebut.

Menurut dia, hal itu menjadi wewenang tim pelatih yang disesuaikan kebutuhan tim. “Kita lihat saja besok (hari ini, red). Kita adakan jumpa pers untuk mengu­mumkan siapa saja yang terpilih mengik­uti pemusatan latihan,” pungkasnya.

(cr1/b/suf/py)

 

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY