SHARE

METROPOLITAN – Untuk mengantisipasi adanya penculikan, penjagaan di SDN Bubulak 2 Kota Bogor diperketat. Bahkan setiap orang yang hendak memasuki lingkungan sekolah wajib mengisi buku yang disediakan petugas keamanan.

Kepala SDN Bubulak 2 Eros Rostiana mengatakan, maraknya penculikan siswa akhir-akhir ini membuat pihaknya melakukan pengamanan lebih ketat, terlebih kepada siswa kelas 1 hingga kelas 3. Bila belum juga dijemput, pihak sekolah melarangnya keluar dari lingkungan sekolah, kemudian menghubungi orang tuanya. ”Ini semuanya kami lakukan untuk keamanan, kenyamanan dan keselamatan para siswa saat berada di lingkungan sekolah. Apalagi belakangan ini, penculikan anak kian marak,” ujarnya kepada Metropolitan.

Tidak itu saja, menurut Eros Rosita, setiap Senin para siswa selalu diberikan pengarahan tentang modus operandi pelaku penculikan. Hal itu, supaya peserta didik tidak gampang diajak orang tidak dikenal. ”Saya juga mengajak orang tua murid bekerja sama mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan, saya mengimbau segera melaporkan apabila ada orang asing atau orang yang tidak biasa masuk ke lingkungan sekolah,” terangnya.

Sebelum penjagaan diperketat, pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada orang tua murid. Bahkan, memberikan bimbingan dan pengarahan kepada peserta didik. “Alhamdulillah 210 murid sekolah ini mengerti dan memahami bahaya penculikan anak. Sehingga sebelum dijemput orang tua atau keluarganya, mereka memilih bermain di dalam lingkungan sekolah,” paparnya.

(rul/ar/mam/dit)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY