METROPOLITAN – DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Ole Swites Darmawan Park, Babakamadang pada 24-25 April. Acara yang dipadati ribuan elemen Golkar se-Kabupaten Bogor ini untuk merumuskan program kerja partai termasuk rekomendasi bakal calon (balon) Bupati Bogor 2018 mendatang. “Agenda Rakerda kali ini salah satunya merumuskan program

kerja partai serta merekomendasikan calon Bupati Bogor 2018-2023 dari Partai Golkar,” kata Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor Ade Ruhandi saat memberikan sambutan.

Seketika, lelaki yang akrab disapa Jaro Ade (JA) ini langsung disambut gemuruh suara ribuan kader yang mengumandangkan namanya sebagai bentuk dukungan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

Menanggapi dukungan tersebut, Jaro Ade menyerahkan sepenuhnya ke mekanisme partai. Menurutnya, siapa pun yang akan mendapat rekomendasi dari DPP nanti, harus mengikuti segala tahapan yang ada dalam partai. “Siapa pun kader yang namanya keluar untuk direkomendasikan sebagai balon bupati nanti, seluruh kader dan elemen partai harus menghormatinya. Karena ini sudah menjadi keputusan partai secara kolektif,” tegasnya.

Di akhir sambutan, lelaki yang menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini bahkan meminta izin Bupati Bogor Nurhayanti yang diusung Golkar pada periode sebelumnya sebagai bentuk etika politik. Selama ini, dirinya sama sekali tidak mengizinkan timnya memasang baliho atau pun spanduk karena fokus suksesi pemerintahan saat ini. “Lain lagi kalau sudah ada keputusan rekomendasi nanti. Makanya secara etika saya meminta izin ke Bupati Bogor,” tandas Jaro Ade.

Selain dihadiri ribuan elemen Golkar Kabupaten Bogor, pembukaan Rakerda juga dihadiri banyak tokoh penting mulai dari unsur pimpinan daerah dan berbagai elemen lainnya seperti Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua DPD Golkar Kota Bogor Tagor, anggota DPR RI Ichsan Firdaus, pimpinan partai dan undangan lain.

 (fin/b/ ram/dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here