SHARE

METROPOLITAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menggelar sosialisasi kepada petugas pengawas juru parkir mengenai uji coba mesin Terminal Parkir Elektronik (TPE), kemarin. Alat ini bakal diberlakukan di beberapa titik di Kota Bogor tahun depan. Sosialisasi yang sudah digelar kedua kali tersebut dihadiri 17 Petugas Pengawas Juru Parkir dan 36 Petugas Juru Parkir Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Seksi Perparkiran Dishub Kota Bogor Rudi Partawijaya mengatakan, sosialisasi tahap awal ini ditujukan kepada internal petugas Dishub, terutama petugas parkir. Mereka diberikan penjelasan mengenai peraturan perparkiran, kelebihan dan kegunaan mesin TPE hingga cara menggunakannya. “Sosialisasi ini juga akan dilakukan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman karena perparkiran juga menyangkut masyarakat. Kalau pro kontra itu kan biasa, tapi tujuan dari pemasangan TPE ini untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor dan secara sistem meminimalisasi kebocoran pemasukan,” katanya.

Rudi menambahkan, mesin TPE ini akan dipasang di badan jalan (on street parking). Nantinya setiap orang yang akan parkir harus menge-tap-kan kartu uang-el (e-Money) ke mesin lalu keluar tiket. Pada tahap awal uji coba kemungkinan kartu akan dipegang juru parkir. Tugas juru parkir yaitu menge-tap kartu sebelum masyarakat memiliki kartu ini hingga memarkirkan kendaraan. “Kami bekerja sama dengan bank merancang kartu yang tidak hanya bisa digunakan membayar parkir, tetapi juga membayar belanja. Targetnya semua pengguna jasa parkir mempunyai kartu ini,” jelasnya.

Direncanakan kata dia, akan ada sepuluh mesin TPE yang akan dipasang di beberapa titik pada saat uji coba tahun depan. Titik-titik penempatan mesin TPE nantinya merupakan hasil dari kajian saat ini. Sementara itu, untuk biaya parkirnya masih menunggu Peraturan Daerah (Perda) yang masih dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor. “Setelah sepuluh mesin diujicobakan kami akan melihat dampaknya terlebih dahulu dan mengevaluasinya, kalau dirasa sudah berhasil maka mesin TPE akan dipasang permanen,” ujarnya.

(*/els/dit)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY