SHARE

METROPOLITAN – Demi memboyong medali yang ditargetkan pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 di Ka­bupaten Bogor, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor kini tengah mem­persiapkan berbagai program. Salah satunya dengan monitoring atlet yang dibina secara berkala.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kota Bogor Yudi Wahyudi mengatakan, hingga kini pihaknya telah melakukan inventarisasi atlet dan pelatih tiap cabang olahraga (cabor) hingga verifikasi cabor-cabor. “Kami juga sudah mendata dan mengidentifikasi nomor-nomor mana saja yang punya potensi medali untuk Porda 2018 mendatang,” katanya kepada Metropolitan.

Kemudian, lanjut Yudi, pihaknya akan melanjutkan monitoring dengan memantau langsung ke tempat latihan tiap cabor. “Monitoring ini terutama untuk atlet skala prioritas yang sudah menjalani Pelatihan Na­sional (Pelatnas) SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malay­sia, dan cabor yang sudah mengadakan Pemusatan La­tihan Cabang sejak awal tahun ini yakni judo, menembak, taekwondo, angkat besi dan kempo,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Bogor Benninu Argoebie menjelaskan, potensi atlet Kota Bogor saat ini sedang dalam tensi semangat yang tinggi dalam menghadapi pra-Porda. “Hampir semua cabor sudah bergeliat melaku­kan seleksi atlet, khususnya cabor yang kami monitor sebagai cabor andalan emas. Apalagi sebagian atlet Kota Bogor juga sudah ada yang di Pelatnas,” pungkasnya.

 (cr1/b/suf/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY