News, Sport and Lifestyle

Paripurna LKPJ Bupati Molor

METROPOLITAN – Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Bogor Tahun Anggaran 2016 yang dijadwalkan berlangsung kemarin, batal terlaksana. Sejumlah fraksi belum menyiapkan laporan pandangan LKPj bupati tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan dan Raperda Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 9 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iwan Setiawan mengatakan, masih ada sejumlah fraksi yang belum menyelesaikan pembahasan mengenai LKPj bupati atas dua raperda tersebut. Kondisi itu yang membuat LKPj terpaksa molor dan rencananya akan dilakukan siang ini. ”Intinya mah, di Panitia Khusus (Pansus) sudah selesai dibahas. Tapi, dari fraksi-fraksi belum belum semua selesai membahas. Jadi ditunda ke besok (hari ini, red),” terang Iwan.

Dalam LKPj semuanya diwajibkan membuat rekomendasi catatan strategis yang nantinya disampaikan ke pemerintah, dalam hal ini Bupati Bogor. Politisi Gerindra ini meyakini seluruh rekomendasi atau pandangan fraksi akan selesai hari ini dan LKPj bisa dilanjutkan. Pengunduran pembahasan dinilainya sebagai langkah terakhir agar seluruh fraksi bisa menyampaikan pandangan terbaiknya selama pembahasan. “Mungkin saja ada beberapa kesibukan yang menyebabkan belum selesainya rekomendasi dari teman-teman fraksi sehingga belum diserahkan ke pimpinan. Saya yakin besok (hari ini, red) sudah selesai semua,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor Nuradi mengaku pengunduran jadwal paripurna ini berdasarkan keputusan Badan Musyawarah (Bamus). “Bukan batal, tapi saat rapat Bamus Kamis pagi itu terlalu lama. Jadi disepakati, paripurna digelar Jumat (21/4),” singkat Nuradi.

(fin/b/els/dit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *