SHARE

METROPOLITAN – Keberadaan pabrik eks Saraswati yang berlokasi di Kampung Setiabakti, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, menuai keluhan dari warga sekitar. Sebab, pabrik yang mempro­duksi plastik galon tersebut menggang­gu ketenangan warga dengan suara bisingnya yang ditimbulkan dari proses produksi. “Yang jadi masalah, pabrik itu tetap beroperasi sampai larut malam. Padahal, warga butuh istirahat dan ke­tenangan,” ujar Agus Hermawan (45) kepada Metropolitan, kemarin.

Selain itu, lanjut Agus, pabrik terse­but diduga tak berizin. Sebab, belum terpampang nama perusahaan di de­pan pabrik. Di area pabrik juga sering keluar ular berbisa. Bahkan, ularnya sampai masuk ke rumah warga. “Terus terang kami sangat terganggu,” kesal Agus.

Terpisah, salah satu anggota LSM Tim 11 Hendrik mengatakan, seharusnya pe­merintah mengkaji lagi izin perusahaan tersebut sehingga tidak ada lagi warga yang dirugikan, baik itu dari kebisingan maupun banyaknya hewan liar yang mem­buat resah warga.

 (rk/ram/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY