Warga Sukahati Setiap Hari Hirup Debu

by -

CITEUREUP – Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber daya alam melimpah. Namun sayangnya, kekayaan alam di Bumi Tegar Beriman ini sering dieksploitasi pengusaha-pengusaha nakal, sehingga menyebabkan banyak bencana. Salah satunya, aktivitas galian C yang berada di Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, yang dikeluhkan warga lantaran dampak dari aktivitas galian itu, masyarakat sekitar setiap hari dipaksa untuk menghirup debu yang bersumber dari mobil dump truk yang berlalu-lalang mengangkut material.

Salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya menuturkan, akibat debu tersebut banyak anak-anak dan orang dewasa yang mulai batuk-batuk, belum lagi masyarakat masih harus terganggu dengan suara bising dari mobil dump truk yang melintas.

Setiap hari puluhan dump truk yang bolak-balik mengangkut tanah, debunya itu yang bikin masyarakat terganggu,” katanya. Ia berharap, pemerintah dapat segera bertindak atas dampak yang dihasilkan oleh aktivitas galian ini, jangan sampai warga yang menindaknya sendiri, karena masyarakat sekitar yang merasakan dampaknya secara langsung.

Pemerintah melalui Satpol PP seharusnya bertugas menjaga ketertiban, kalau seperti ini bagaimana mau tertib. Satpol PP harusnya segera bertindak, jangan cuma duduk manis saja,” harapnya. Ia juga menduga, galian C tersebut belum memiliki izin alias bodong. Tapi yang jelas dampaknya terhadap kesehatan masyarakat yang harus diperhatikan. Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Citeureup Yandres Reke mengungkapkan, pihaknya akan segera mendatangi lokasi galian C tersebut untuk mengecak ada atau tidaknya izin dari galian tersebut.

Nanti kita lihat ada atau tidak izinnya dari galian tersebut,” singkatnya. Seolah selalu bersikap lamban, Satpop PP Kecamatan Citeureup ini baru akan memastikan perizinan dari galian tersebut setelah dikeluhkan warga, bahkan terkesan tidak peduli jika masyarakat tidak menyuarakan kegelisahannya.

(pb/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *