SHARE

METROPOLITAN – Kecelakaan belakan­gan marak terjadi di wilayah Bogor. Tiga hari berturut-turut tabrakan telah merenggut empat nyawa, sejak Jumat (14/7) sampai Minggu (16/7).

Seorang guru asal Jakarta Selatan, Nita Nuraini (31), tewas setelah terjatuh dan terlindas bus pariwisata di Puncak Bogor, kemarin.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15:30 WIB di tanjakan Hotel Ever Green Kabupaten Bogor, Cisarua, Puncak, Ketika sedang diberlakukan satu arah (one way) ke Jakarta, tadi sore. ­

Sebelum terlindas, korban dibonceng Ahmad Minatul­lah (33) menggunakan motor Honda Beat nopol F 3259 RI dan melaju dari arah Puncak ke arah Jakarta di jalan menurun.

Si pengemudi motor terse­but menyalip dari arah kiri bus pariwisata white house bernopol B 7747 IZ namun terjatuh karena mengerem tiba-tiba menggunakan rem depan.

Motor tersebut jatuh ke arah kiri, sedangkan korban jatuh ke arah kanan di mana terdapat bus sedang melaju.

Menurut warga sekitar, An­war (34), tubuh korban saat itu langsung masuk kolong bus yang tengah melaju hingga terseret sekitar sepuluh meter.

“Motor dan yang bawa jatuh ke kiri jalan, yang dibonceng jatuh ke kanan, dan di kanan ada bus. Penuh itu busnya, kakinya masuk ke kolong lalu keseret sampai sepuluh me­teran lah,” ujar Anwar.

Kanit Laka Lantas Polres Bo­gor Iptu Asep Saepudin men­gatakan, korban merupakan warga Jalan Aselih No 68, RT 11/01, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengalami luka di bagian perut hingga meninggal.

Jasad korban pun dievakuasi ke RSUD Ciawi, sementara pengendara motor hanya mengalami luka ringan. “Ko­rban mengalami luka pada bagian perut dan meninggal di TKP. Korban dibawa ke RSUD Ciawi,” ujar Asep.

Sementara sebelumnya pada Jumat (14/7), seorang sopir truk juga tewas terlindas di Tol Jagorawi. Sedangkan pada Sabtu (15/7), dua tabrakan juga merenggut dua nyawa.

Yakni seorang PNS di Ka­bupaten Bogor Eka Mulyana yang tewas di Jalan Umum Sukahati No 83, Kampung Muaraberes, RT 03 RW 03, Ke­lurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong. Korban merupakan PNS bagian staf Kesbangpol.

(cr2/c/de/feb/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY