SHARE

METROPOLITAN – Kompetisi sepakbola kasta tertinggi Indonesia Liga 1 tak hanya menyuguhkan pertandingan apik tim kesebelasan  yang berlaga saja. Pertandingan pun tak lepas dari drama yang terjadi lapangan. Halnya keputusan wasit.

Wasit memimpin sebuah pertandingan agar berjalan fair play. Meski begitu tak jarang keputusan wasit juga mendapat protes keras dari pemain, pelatih hingga manajeman tim.

Hal ini mengingatkan kepada keputusan wasit Kusni saat memimpin pertandingan antara Madura United kontra Persib Bandung, dalam pertandingan pekan ke-13 Liga di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan.

Dua gol Persib dalam pertandingan itu dianulir sebab wasit menyatakan offside.

Diluar pertandingan itu ada juga yang bukan pelanggaran menurut tim menjadi sebuah pelanggaran atas keputusan wasit. Atau malah sebaliknya, ketika ada pelanggaran menurut tim tapi wasit menganggap bukan pelanggaran.

Dibalik semua itu tentunya wasit memiliki alasan yang kuat dan keputusan harus patuhi tim. Meski dihujani protes.

Berikut ini adalah empat keputusan wasit di Liga 1 yang dianggap kontroversi.

1. Offsidenya Gonzales

Laga pembuka Liga 1 antara Persib Bandung kontra Arema FC yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) berakhir dengan skor kacamata.

Sejatinya dalam pertandingan tersebut, Arema sempat mencetak gol ke gawang Si Maung Bandung lewat sepakan Cristian Gonzales pada menit 38. Tapi wasit Musthopa Umarella menganulir gol tersebut karena hakim garis menilai El Loco dalam posisi offside.

Juara Piala Presiden 2017 ini tidak tinggal diam. Manajeman Arema lantas melayangkan surat protes ke PSSI, Menurut manajemen dalam rekaman pertandingan, ternyata gol itu harusnya sah.

Buntutnya wasit Mustafa Umarella akhirnya dihukum oleh PSSI. Dia langsung diistirahatkan untuk sementara waktu.

2. Anulir Dua Gol Barito

Barito Putera melayangkan surat kepada komisi wasit PSSI, karena tidak puas dengan kinerja Djumadi Effendi yang memimpin laga Laskar Antasari kontra Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda.

Dalam pertandingan pekan ke 10 itu, skuat racikan Jacksen F. Tiago ini takluk 2-1.

Sebenarnya, dalam pertandingan ini, Barito Putera bisa saja memetik kemenangan. Akan tetapi, dua gol yang diciptakan Dandi Maulana dan Mathias Cordoba dianulir oleh Djumadi karena dianggap offside.

Barito Putera resmi melayangkan surat protes ke Komisi Wasit Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait kepemimpinan wasit Djumadi Effendi yang menganulir dua dari tiga gol mereka

3. Wasit Lihat Rekaman, PS TNI Gagal Penalti

Kejadian aneh dan membingungkan terjadi dalam pertandingan PS TNI versus Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Cibinong.

Dalam laga lanjutan pekan ke-10 itu Wasit Fariq Hitaba sempat menghadiahi penalti untuk PS TNI setelah adanya duel perebutan bola di kotak penalti tim tamu pada menit 85.

Wasit pun meniupkan peluit tanda terjadi pelanggaran. Pemain Persija dinyatakan melakukan pelanggaran karena adanya handball. Fariq berencana memberikan penalti kepada PS TNI dengan menunjuk titik putih.

Namun kemudian Fariq membatalkannya setelah melihat tayangan ulang di kamera televisi yang berada di pinggir lapangan.

Keputusan kotroversional ini lantas menjadi sorotan, komite wasit PSSI menyebut keputusan wasit Fariq Hitaba menganulir penalti buat PS TNI adalah hal yang salah. Buntutnya sanksi yang dijatuhkan kepada wasit Liga 1 Fariq Hitaba.

Fariq dilarang memimpin pertandingan untuk sementara waktu.

4. Persib Dikerjai Wasit

Persib Bandung jelas menelan kekecewaan mendalam ketika berhadapan dengan Madura United dalam pertandingan pekan ke-13 Liga di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan.

Pertandingan itu Persib dikalahkan Madura United dengan skor 1-3. Gol kemenangan Madura United dicetak oleh Peter Odemwingie melalui penalti pada menit ke-21 dan gol menit ke-66. Satu gol tambahan lainnya dihasilkan melalui serangan cepat Greg Nwokolo pada menit ke-87.

Sedangkan satu gol di cetak Raphael Maitimo.

Di pertandingan tersebut Maung Bandung sejatinya mencetak dua gol lain yang dihasilkan oleh Maitimo pada injury time babak pertama dan Michael Essien pada menit ke-54. Namun, kedua gol tersebut dianulir oleh Wasit Kusni yang menilai offside.

Manajeman Persib merasa dua gol tersebut sah dan menganggap wasit keliru dengan keputusanya. Maka dari itu Persib melayangkan protes ke PSSI.

SUMBER : POJOKSATU.ID

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY