SHARE

SEORANG warga sekitar, Yasin menceritakan saat jenazah Eka dibawa ke kediamannya, Sab­tu (15/7). Sebelum meninggal, Eka memang akrab dengan warga sekitar hingga tak heran jika banyak yang datang untuk mendoakannya.

“Dari Magrib sampai jam dua malam, masih banyak orang yang datang dan mendoakan. Bahkan sampai siang tadi juga masih banyak keluarganya yang datang,” ujar Yasin kepada Metropolitan, kemarin.

Di matanya, sosok Eka dikenal baik. Ia selalu ramah terhadap seluruh warga sekitar. Meski­

 cukup akrab dengan ibu-ibu sekitar. Ia juga dikenal sebpun tidak banyak bicara, Eka agai ibu sekaligus pendidik yang baik bagi anak-anaknya. “Orangnya baik, meskipun tidak banyak bicara tetapi ramah,” ujarnya. ­

Saat almarhumah dimakam­kan di Tempat Pemakaman Umum Pondok Rajeg, Cibi­nong, Kabupaten Bogor, ke­tiga anaknya dan sang suami, Aksa Maula, tidak mampu menahan tangis. Di rumahnya pun, Aksa yang juga bekerja sebagai PNS di Kabupaten Bogor itu masih berkaca-kaca. “Saya sudah ikhlas. Saya ber­doa semoga istri saya tenang di sana,” ujarnya lirih.

(cr2/b/ feb/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY