SHARE

METROPOLITAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi melakukan re­kayasa lalu lintas di Jalan RSUD R Syam­sudin SH Kota Sukabumi. Hal tersebut untuk mengantisipasi kemacetan akibat pembangunan Gakin Centre di RSUD R Syamsudin, Kota Sukabumi.

Kepala Dishub Kota Sukabumi Abdul Rachman menjelaskan, antisipasi yang dilakukan Dishub Kota Sukabumi ini ber­upa rekayasa lalu lintas dan pembatasan jam operasi kendaraan pengangkut ma­terial bangunan ke lingkungan rumah sakit. Langkah antisipasi sengaja dilakukan untuk mencegah terjadinya mistrafick yang mengakibatkan kemacetan akibat padat­nya lalu lintas mobil angkutan barang, angkutan kota dan kendaraan umum. “Kami telah memasang rambu lalu lintas dan dilarang masuk di pertigaan Jalan Suryakencana dan Jalan Cikole Dalam untuk menegaskan rekayasa lalu lintas ini. Pada waktunya nanti, rakayasa lalu lintas untuk Jalan Cikole Dalam ini akan dicabut dan arusnya dikembalikan seperti semu­la,” ucapnya.

Selain melakukan rekayasa arus lalu lin­tas, Dishub juga telah memberlakukan pembatasan waktu untuk kendaraan yang mengangkut material untuk pembangu­nan Gedung Gakin Centre. “Ketentuan kendaraan pengangkut material tersebut, boleh masuk Jalan Cikole Dalam pada saat arus lalu lintas dalam keadaan sepi. Kalau gak dijadwal, dikhawatirkan dapat me­nimbulkan kemacetan lalu lintas,” pung­kasnya.

Sementara itu, Atep (40) salah seorang sopir Trayek Bhayangkara – Kota Sulabumi, No 14, menjelaskan, rekayasa arus lalu lin­tas yang di lakukan Dishub Kota Sukabumi ini meliputi tiga ruas jalan. Diantaranya, Jalan Raya R Syamsudin, Jalan Suryaken­cana dan Jalan Cikole Dalam. “Saat ini, se­telah diberlakukan pengalihan arus lalu lintas, hampir semua jurusan trayek di Jalan Raya Kota Sukabumi yang melewati Jalan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, te­lah diberlakukan satu arah.

Seperti dari ketentuan satu arah yang diberlakukan untuk Jalan Cikole Dalam, kendaraan yang akan melalui jalan ini harus masuk dari Jalan R. Syamsudin hingga tembus ke samping SMPN 9 Kota Sukabumi yang terletak di Jalan Surya­kencana,” jelas Atep. Menurut Atep, dengan adanya rekayasa lalu lintas tersebut, di­harapkan dapat menjamin terjadinya lalu lintas. “Kalau macet, tentunya kami me­rasa terganggu. Apalagi warga saat naik angkot, tentu merasa terganggu jika ter­jadi macet akibat adanya aktivitas pembangunan Gakin Centre itu,” imbuh­nya.

(rs/cr13/ram/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY