SHARE

METROPOLITAN – Bupati Sukabumi H Marwan Hamami kaget setelah menda­pat informasi bahwa siswa kelas dua SDN Longkewang Desa Sukamanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, SR (8), meninggal dunia aki­bat berkelahi dengan teman sekolahnya (DR), Selasa (8/8). ”Innalillahi wainnai­laihirajiun, saya begitu prihatin sekaligus ikut berbelasungkawa atas kejadian ini. Apalagi kejadian ini diduga akibat tinda­kan kekerasan yang dilakukan temannya. Semoga keluarganya diberi kesabaran dan masalah ini bisa segera selesai,” ujar Marwan kepada wartawan, belum lama ini.

Atas kejadian yang memilukan dunia pendidikan ini, Marwan akan segera meminta keterangan instansi terkait serta memerintahkan Kepala Dinas Pen­didikan Kabupaten Sukabumi segera melakukan evaluasi terhadap peng­elola atau tenaga pengajar. ”Jelas ini harus dievaluasi, apalagi kejadiannya terjadi dilingkungan sekolah,” tegasnya.

Marwan berharap fungsi pembinaan dan pengawasan, monitoring serta eva­luasi harus dijalankan pada setiap se­kolah baik yang mencakup prestasi ataupun prilaku anak didik. Sehingga, tidak ada lagi kejadian seperti ini. ”Cu­kup kejadian ini yang terakhir saja, jangan sampai ada kejadian kejadian lain yang sama,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Ci­cantayan, Kabupaten Sukabumi, dihe­bohkan dengan meninggalnya seorang pelajar yang masih duduk di kelas dua di SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Selasa (8/8). Hasil informasi, siswa yang diketahui bernama Saepul Rohman (8) bin Turki, kelahiran Sukabumi tanggal 20 Sep­tember 2009 itu meninggal di halaman sekolahnya setelah sebelumnya terlibat perkelahian dengan teman sekolahnya.

(hp/ram/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY