SHARE

METROPOLITAN – Pengelolaan sejumlah tempat parkir di Kabupaten Sukabumi hingga kini dinilai belum maksimal. Padahal, sektor ini jika dikelola dengan baik akan memengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sejumlah aktivis pun menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bisa memi­hakketigakan persoalan parkir ini.

Sebab, Kabupaten Sukabumi memiliki area parkir cukup fantastis. Selain di sepanjang jalan raya, potensi parkir juga terdapat pada tempat wisata, pasar dan tempat lain­nya yang dinilai sah secara regulasi.

“Saya menilai Pemkab Sukabumi lamban dalam pengelolaan parkir. Padahal jika par­kir dikelola dengan baik, dipastikan akan memberi keuntungan lumayan besar bagi daerah,” papar Wakil Ketua Lembaga Ad­vokasi Masyarakat Pinggiran Sukabumi Amin Nursalim, Kamis (10/8).

Menurut Amin, bukti lambannya pemerin­tah dalam mengelola parkir ini ketika perda soal pengelolaan pasar dan parkir baru beberapa bulan dibahas bersama DPRD. Sementara daerah lain sudah jauh-jauh hari telah membahas dan member­lakukan perda terkait parkir ini. “Meski lamban, saya kira adanya pembahasan parkir cukup membawa angin segar untuk peningkatan PAD di Kabupaten Sukabumi. Jika sudah begitu, tinggal pemerintah memberikan peluang bagi pihak ketiga untuk mengelola seperti daerah lainnya,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabu­paten Sukabumi Dana Budiman mengakui pengelolaan parkir di Kabupaten Sukabumi hingga kini belum maksimal dan profesio­nal.

Karena itu, ia mengaku tengah me­mikirkan sistem seperti apa yang akan diterapkan dalam pelaksanaan pengelo­laan parkir ini. “Apakah nanti bentuknya di pihakketigakan seperti daerah lain atau langsung dikelola pemerintah, kami belum tahu. Yang jelas saat ini tengah kami pikirkan sistemnya seperti apa. Memang pengelolaan parkir ini belum maksimal,” timpalnya.

(rs/cr10/t/ ram/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY