SHARE

METROPOLITAN – Bakal calon (balon) Wali Kota Bogor dari Partai Gerindra, Dita J. Ardiani, Sabtu (12/8) memenuhi undangan peresmian Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Flamboyan di RW 08, Kelurahan Cilendekbarat, Kecamatan Bogor Barat. Dita mengaku sangat bangga karena warga masih semangat dan kompak dalam memenuhi kebutuhan kesehatan.

Tak hanya itu, Dita juga mengapresiasi semangat gotong-royong warga sekitar yang membangun posyandu secara swadaya. Menurut Dita, posyandu merupakan ujung tombak penggerakan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu juga sebagai salah satu media sosialisasi kesehatan yang mengena langsung ke sasaran, khususnya balita, ibu hamil dan lansia.

Karena, kata Dita, kesehatan merupakan aset dalam menjalani kehidupan. Jika orangtua menerapkan gaya hidup sehat, maka anak-anak pun akan senantiasa bergaya hidup sehat. Sehingga program kegiatan posyandu ini perlu didukung berbagai elemen masyarakat.

Srikandi politik berusia 33 tahun ini juga berharap, keberadaan posyandu bukan semata hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi anak saja. Namun nantinya dapat ditambahkan fasilitas anak bermain. Sebab dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA), perlu kiranya di wilayah juga disediakan tempat yang membuat anak nyaman dan bahagia. “Saya juga mengaprisiasi Pemerintah Kota Bogor dalam hal ini bapak wali kota beserta jajarannya karena mampu mewujudkan Kota Layak Anak dan mendapatkan penghargaan atas hal itu,” ujar Dita, yang mengaku pernah menjadi tenaga pengajar di salah satu SMP swasta terkemuka di Kota Bogor ini.

Dita pun mengatakan, dibutuhkan kebersamaan dalam membangun suatu kondisi yang kondusif dalam menyumbang tumbuh kembang anak. Agar ada hak anak yang perlu juga dipenuhi. Diharapkan tempat posyandu yang baru diresmikan ini ada juga nantinya kegiatan pembinaan mental-spiritual sekaligus senam supaya lebih meriah. “Kalau diperlukan, buat pusat informasi remaja,” papar Dita.

Sementara itu, Ketua Kader Posyandu Flamboyan Neneng (40) mengatakan bahwa warganya sudah bertahun-tahun menunggu pembangunan posyandu tersebut. Sebelumnya para kader melaksanakan tugas dan pelayanannya dengan cara jemput bola mendatangi rumah warga. “Semoga dengan adanya posyandu ini pekerjaan kami bisa lebih maksimal,” tandas Neneng seraya diamini para kader posyandu lainnya.

(ram)

 

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY